Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
6 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Jelang Lawan PSG, Inzaghi Tegaskan Inter Tak Boleh Ulang Kesalahan

Jelang Lawan PSG, Inzaghi Tegaskan Inter Tak Boleh Ulang Kesalahan
Ilustrasi - Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi bereaksi pada pertandingan Liga Italia di Stadion Artemio Franchi, Florence. (antara/afp/alberto pizzoli/am).
Sabtu, 31 Mei 2025 05:54 WIB

JAKARTA – Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, meminta para pemainnya tampil sempurna saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada partai puncak Liga Champions 2024/25, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB, di Allianz Arena, Muenchen. Ia menegaskan, hanya penampilan terbaik yang bisa membawa Inter meraih kemenangan.

"PSG adalah tim luar biasa dengan pemain hebat dan pelatih berpengalaman seperti Luis Enrique. Mereka punya kualitas yang tidak bisa dianggap remeh," ujar Inzaghi, Sabtu (31/5/2025).

Laga ini akan menjadi final Liga Champions kedua bagi Inzaghi bersama Inter. Sebelumnya, pada musim 2022/23, Inter kalah dari Manchester City. Ia tidak ingin pengalaman pahit tersebut terulang.

“Kami harus menunjukkan performa maksimal. Ini bukan pertandingan biasa. Ini final, dan satu kesalahan bisa berakibat besar,” katanya.

Menurutnya, Inter sudah mencapai titik penting musim ini, dan hanya tinggal satu langkah lagi untuk mewujudkan impian menjadi juara Eropa.

“Dua tahun lalu saya duduk di sini, merasakan emosi besar menjelang final. Kali ini, kami kembali di posisi itu dan kami tidak boleh gagal. Kami ingin mencatat sejarah,” tambahnya.

PSG diprediksi akan menjadi lawan yang sulit, mengingat kedalaman skuad dan pengalaman Enrique sebagai pelatih yang pernah membawa Spanyol dan Barcelona menjuarai berbagai turnamen.

Inter Milan terakhir kali meraih gelar Liga Champions pada musim 2009/10 bersama Jose Mourinho. Kemenangan kali ini akan menandai kebangkitan baru bagi Nerazzurri di panggung Eropa. (ant)

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Kategori:Sepakbola, Basket
wwwwww