Bantu Anak Kurang Mampu, Agam Usulkan Pembangunan Sekolah Rakyat ke Pusat
![]() |
| Pelaksanaan Harian Kepala Dinas Sosial Agam Dewi Afriani. |
AGAM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyiapkan lahan seluas 12 hektare di wilayah Dama Gadang, Kecamatan Tanjung Raya untuk pembangunan sekolah rakyat. Lahan itu akan diajukan ke pemerintah pusat sebagai bagian dari program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Sosial Agam, Dewi Afriani, menyebutkan bahwa lahan yang disiapkan merupakan aset milik pemerintah daerah dan berada dekat lokasi relokasi korban gempa bumi tahun 2009.
“Lahan ini sudah kita bahas dua kali bersama OPD teknis dan Sekda Agam. Nota dinas sudah diajukan ke bupati dan tinggal menunggu tindak lanjutnya,” ujar Dewi di Lubuk Basung, Minggu (1/6/2025).
Ia menambahkan bahwa pemerintah kabupaten serius mengajukan usulan ini ke Kementerian Sosial, yang nantinya akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi jika proposal diterima.
“Pada prinsipnya, bupati mendukung penuh program ini. Kita optimistis lahan yang kita ajukan bisa memenuhi semua persyaratan,” tambahnya.
Sekolah rakyat ini dirancang untuk jenjang SMP, dengan sasaran utama siswa dari keluarga prasejahtera. Sesuai ketentuan dari pemerintah pusat, lahan harus seluas 5 hingga 10 hektare, milik pemerintah, tidak bersengketa, dan dilengkapi sertifikat.
Dewi menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 53 kabupaten dan kota di Indonesia yang proposalnya disetujui oleh Kementerian Sosial. Sementara sekitar 200 daerah lainnya, termasuk Agam, masih menunggu proses peninjauan dan realisasi.
“Kami berharap usulan dari Agam ini bisa menjadi prioritas. Karena ini menyangkut masa depan anak-anak yang selama ini kesulitan mengakses pendidikan layak,” ujarnya. (ant)
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Kategori | : | Voli, Metropolitan, Ekonomi, Umum, Sumatera Barat |













