Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
16 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
13 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
12 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Olympic

Gempa M 4,6 Guncang Agam, Warga Padang dan Padang Panjang Ikut Rasakan Getaran

Gempa M 4,6 Guncang Agam, Warga Padang dan Padang Panjang Ikut Rasakan Getaran
Senin, 02 Juni 2025 00:06 WIB

AGAM – Wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat kembali diguncang gempa bumi pada Minggu malam (1/6/2025) pukul 23.13 WIB. Guncangan berkekuatan Magnitudo 4,6 itu terasa di sejumlah daerah, termasuk Kota Padang dan Padang Panjang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, pusat gempa berada di 0.47 Lintang Selatan dan 99.91 Bujur Timur, atau sekitar barat daya Lubuk Basung, dengan kedalaman 83 kilometer.

Gempa ini tergolong dalam kategori menengah dan tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, getaran sempat membuat warga di beberapa wilayah terbangun. BMKG mencatat intensitas gempa di Padang berada pada skala MMI II-III, sedangkan di Padang Panjang pada skala MMI I-II.

Skala MMI II-III menunjukkan getaran dirasakan di dalam rumah dan bisa membuat benda ringan bergoyang, sementara skala MMI I-II hanya dirasakan oleh sebagian kecil orang dalam kondisi tenang.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun, masyarakat di daerah rawan tetap diimbau waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Pengamat kebencanaan mengingatkan bahwa wilayah Sumatera Barat berada di kawasan rawan gempa karena berada di jalur pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Kesiapsiagaan dan edukasi kebencanaan dinilai penting untuk meminimalkan risiko saat bencana terjadi secara tiba-tiba, terutama di malam hari.

Pemerintah daerah melalui BPBD diminta untuk meningkatkan sistem peringatan dini dan memperbanyak simulasi evakuasi bencana, khususnya di wilayah padat penduduk dan rawan longsor. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Olympic
wwwwww