Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
14 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
16 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
11 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
9 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
8 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Petenis Junior Indonesia Catat Awal Gemilang di DIJC 2025 Seri Kedua

Petenis Junior Indonesia Catat Awal Gemilang di DIJC 2025 Seri Kedua
Komang Bagus Wahyu Purustama. (PB Pelti)
Selasa, 03 Juni 2025 18:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Sejumlah petenis belia Indonesia mencatat awal gemilang pada turnamen tenis bertajuk Detec International Junior Championship (DIJC) 2025 Seri Kedua. Dalam pertandingan babak kedua yang berlangsung di lapangan tenis Gelora Merdeka Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (3/6/2025), mereka berhasil mengalahkan unggulan.

Komang Bagus Wahyu Purustama (13 tahun) sukses menekuk seeded ke-10, Om Kumaran Chinnaswamy dari Australia dengan skor 6-4, 7-5. Sedangkan Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong (16) menang atas kompatriotnya yang menempati posisi unggulan keenam, Ethan David Zapp 7-5, 6-3. Demikian pula M. Alfaradu Sumirat (16) yang mampu membekap seeded ke-16, Bon Hang Koo asal Korea Selatan 6-1, 6-1.

"Ini start yang bagus petenis-petenis muda Merah Putih, semoga terus berlanjut hingga babak berikutnya," tutur Anshari Nursida, pengelola Detec (Deddy Prasetyo Tennis Club) selaku Direktur Turnamen level ITF J30 ini.

Sementara itu, unggulan teratas event resmi dalam kalender kompetisi junior Federasi Tenis Internasional (ITF) ini masih belum terbendung. Seeded pertama tunggal putra, Ahmad Fauzan (18) unggul atas rekan senegara, Dwi Ade Rahmantoro. Peringkat 695 junior dunia itu menang straight set 6-4, 6-3.

Juara seri pertama di arena yang sama pekan lalu, Michal Ihsan Wicaksana (18) unggul atas Zihao Liu (China) 6-4, 6-1. Sedangkan finalis, M. Akmal Junaini membekap Shounak Suvarna (India) 6-0, 6-4.

Begitu pula di sektor putri. Unggulan pertama, Shinar Zahra Shukayna Heriyadi Sunggoro masih terlalu kuat bagi wakil Taiwan, Jia Xin Phoebe Chang 6-0, 6-2.

Detec International Junior Championship 2025 bergulir dua seri dalam dua pekan, merupakan ajang untuk petenis berusia hingga 18 tahun dalam seri ITF World Tennis Tour Juniors. Tahun ini adalah penyelenggaraan edisi keempat. Lapangan tenis Gelora Merdeka Sukoharjo menjadi venue anyar event ini setelah Bantul (DIY) dan Jember (Jawa Timur). ***

wwwwww