Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
14 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
7 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
5
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
14 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
12 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  SEA Games

Wali Kota Tak Kunjung Hadir, Massa Bertahan di Depan Kantor DPRD Kota Padang Panjang

Wali Kota Tak Kunjung Hadir, Massa Bertahan di Depan Kantor DPRD Kota Padang Panjang
Ratusan massa aksi terlihat memadati kantor DPRD Padang Panjang lantaran dihentikannya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) guru dan nakes. Selepas orasi, Ketua DPRD beserta jajaran menemui massa aksi dan berjanji akan memperjuangan aspirasi masyarakat.
Kamis, 05 Juni 2025 13:08 WIB

PADANGPANJANG – Ratusan guru dan tenaga kesehatan (nakes) kembali melakukan aksi damai di depan Kantor DPRD Kota Padang Panjang, Kamis (5/6/2025). Mereka menuntut kejelasan atas penghentian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Padang Panjang.

Aksi yang sudah berlangsung untuk ketiga kalinya ini diawali dengan berkumpulnya massa di SD Teladan sejak pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 09.30 WIB, peserta bergerak menuju kantor DPRD dengan mengenakan pakaian serba hitam dan membawa spanduk tuntutan. Salah satu spanduk bertuliskan, “TTP Kami Bukan untuk Foya-Foya, Tapi untuk Penyambung Nyawa.”

Sejumlah aparat kepolisian mengawal iring-iringan massa hingga ke lokasi aksi. Petugas juga terlihat berjaga di halaman kantor dewan untuk memastikan aksi berjalan tertib.

Setiba di lokasi, massa disambut langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Imbral, didampingi wakil ketua serta anggota Komisi III. Dalam penyampaiannya, DPRD berjanji akan menindaklanjuti aspirasi massa ke pemerintah kota.

“Terima kasih atas kedatangan bapak dan ibu. Kami memahami kegelisahan yang dirasakan. Insyaallah, kami akan perjuangkan tuntutan ini kepada wali kota,” ujar Imbral.

Meski telah mendapat tanggapan dari pihak DPRD, massa belum membubarkan diri. Mereka memilih bertahan dan menunggu kehadiran langsung Wali Kota Padang Panjang.

“Kami ingin wali kota mendengar langsung suara kami. Ini sudah aksi ketiga sejak TPP dihentikan, dan belum ada solusi,” ungkap salah satu peserta aksi.

Sebelumnya, aksi pertama digelar pada 17 Mei 2025 di Rumah Dinas Wali Kota. Kala itu, massa telah bertemu dengan wali kota dan wakilnya, namun tidak mendapat kepastian soal pencairan kembali TPP. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:padang.tribunnews.com
Kategori:SEA Games, Voli, Metropolitan, Ekonomi, DKI Jakarta, Sumatera Barat
wwwwww