Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
24 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
4
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
7 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Home  /  Berita  /  Olympic

Rizky dan Lestari Kinantan, Nama Baru Anak Harimau Sumatera dari TMSBK

Rizky dan Lestari Kinantan, Nama Baru Anak Harimau Sumatera dari TMSBK
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto memberikan sama sepasang anak harimau sumatera yang lahir di Lembaga Konservasi Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi (antara/miko elfisha)
Sabtu, 21 Juni 2025 18:54 WIB

BUKITTINGGI – Sepasang anak harimau sumatera yang lahir di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), Bukittinggi, Sumatera Barat, resmi diberi nama oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, Sabtu (21/6/2025). Harimau jantan diberi nama Rizky Kinantan, sementara yang betina Lestari Kinantan.

Penamaan ini dilakukan saat kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke beberapa daerah di Sumatera Barat sejak Jumat (20/6/2025). Titiek Soeharto menyebut kelahiran sepasang harimau itu sebagai bukti nyata keberhasilan konservasi di TMSBK. “Ini bukan sekadar keberhasilan, tapi warisan bagi bangsa. Harimau sumatera termasuk satwa langka,” ujarnya.

Ia menegaskan, Komisi IV akan terus mendukung program konservasi satwa dilindungi demi menjaga kekayaan hayati Indonesia. “Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam keberhasilan ini,” tambahnya.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyebut anak harimau itu lahir dari pasangan induk Bujang Mandeh dan Mantagi pada 3 Mei 2025. Dengan kelahiran ini, populasi harimau sumatera di TMSBK kini mencapai 11 ekor. “TMSBK menjadi salah satu lembaga konservasi penting di Sumatera karena harimau sumatera kini berstatus Kritis menurut IUCN,” jelasnya.

Sebelumnya, pasangan harimau yang sama juga melahirkan seekor anak betina pada Desember 2024 yang kini bernama Banun. (ant)

wwwwww