Dari SPIEF 2025, Indonesia-Rusia Sepakat Perluas Kerja Sama Pendidikan Tinggi
![]() |
| Nota kesepahaman antara Indonesia-Rusia di bidang pendidikan tinggi, yang ditunjukkan oleh Menteri Mendiktisaintek RI Brian Yuliarto dan Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Falkov di Istana Constantine, Saint Petersburg, Rusia. |
JAKARTA – Pemerintah Indonesia dan Rusia resmi menjalin kerja sama strategis di sektor pendidikan tinggi sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral yang lebih luas. Kesepakatan ini diteken dalam kunjungan kenegaraan Presiden RI ke Rusia dan keikutsertaan dalam Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Brian Yuliarto, menandatangani perjanjian kerja sama bersama Menteri Sains dan Pendidikan Tinggi Rusia, Valery Falkov. “Ini menjadi langkah nyata mempererat hubungan dua negara melalui jalur akademik dan riset,” ujar Brian dalam keterangannya, Senin (23/6/2025).
Kerja sama ini mencakup program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, pemberian beasiswa, serta promosi bahasa dan budaya. Tak hanya itu, kolaborasi antarkampus dan proyek akademik lintas negara juga menjadi bagian dari agenda kerja sama tersebut.
Brian menyatakan pendidikan tinggi berperan strategis sebagai jembatan antarbangsa. “Saya yakin kolaborasi ini akan memperluas cakrawala generasi muda kedua negara dan mendorong inovasi bersama,” katanya.
Kemdiktisaintek akan mendorong perguruan tinggi Indonesia untuk segera menindaklanjuti kesepakatan ini dengan program nyata dan kolaboratif.
Kesepakatan ini menjadi bagian dari dokumen diplomatik yang dipertukarkan bersamaan dengan Deklarasi Kemitraan Strategis antara Presiden Prabowo dan Presiden Putin, menandai arah baru hubungan RI–Rusia yang kini mencakup bidang pendidikan, konektivitas, dan transformasi digital. (ant)
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Kategori | : | Voli, Metropolitan, Umum, Basket |













