Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Voli

Akses Logistik dan Penumpang IKN dari Barat Disiapkan, Kukar hingga Kubar Siap Jadi Gerbang

Akses Logistik dan Penumpang IKN dari Barat Disiapkan, Kukar hingga Kubar Siap Jadi Gerbang
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud (antara/ ho- diskominfo kaltim)
Selasa, 24 Juni 2025 18:46 WIB

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengajukan kepada pemerintah pusat agar jalur darat dari Kutai Kartanegara (Kukar) hingga Kutai Barat (Kubar) dijadikan pintu masuk utama kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari sisi barat. Usulan ini mencakup peningkatan jalan nasional dan pembangunan fasilitas pendukung demi memperlancar mobilisasi orang dan logistik menuju IKN.

Rudy menyampaikan bahwa pada 26 Juni ia akan bertemu Menteri PUPR Dody Hanggodo untuk memperjuangkan anggaran pembangunan ruas jalan di sepanjang jalur tersebut — mulai dari Resak, Kecamatan Bongan (Kubar), hingga Jakur Sotek di Penajam Paser Utara, yang nantinya akan terhubung langsung dengan area inti IKN.

Dalam rangka pengajuan ini, Pemprov Kaltim bersama Pemkab Kubar telah mengumpulkan data pendukung yang menunjukkan belum layaknya kondisi jalan serta dampaknya terhadap mobilitas.

Saat kunjungan ke Kubar pada 20 Juni lalu, Rudy mencatat banyak truk pengangkut alat berat yang melintas. “Truck PC 210 beratnya 21 ton, ditambah long bed 20 ton — total 40 ton! Beban itu jelas merusak jalan,” ujarnya.

Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, gubernur meminta agar Dishub Kubar dan Dishub Kaltim bekerja sama membangun jembatan timbang, sehingga truk tidak melintasi jalan dengan beban melebihi kapasitas yang diizinkan.

Sementara untuk angkutan sawit, Rudy memberikan toleransi karena menyerap banyak tenaga kerja dan memberi dampak positif bagi ekonomi lokal. Namun ia menegaskan pembatasan berat muatan hanya sampai 5–7 ton, bukan truk 10 ton yang sering dimuat penuh hingga 16 ton.

Usulan ini diharapkan meningkatkan daya tahan jalan dan menjadikan jalur barat Kaltim sebagai akses strategis dan prima menuju ibu kota baru, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan. (ant)

wwwwww