Akses Logistik dan Penumpang IKN dari Barat Disiapkan, Kukar hingga Kubar Siap Jadi Gerbang
![]() |
| Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud (antara/ ho- diskominfo kaltim) |
SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, mengajukan kepada pemerintah pusat agar jalur darat dari Kutai Kartanegara (Kukar) hingga Kutai Barat (Kubar) dijadikan pintu masuk utama kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dari sisi barat. Usulan ini mencakup peningkatan jalan nasional dan pembangunan fasilitas pendukung demi memperlancar mobilisasi orang dan logistik menuju IKN.
Rudy menyampaikan bahwa pada 26 Juni ia akan bertemu Menteri PUPR Dody Hanggodo untuk memperjuangkan anggaran pembangunan ruas jalan di sepanjang jalur tersebut — mulai dari Resak, Kecamatan Bongan (Kubar), hingga Jakur Sotek di Penajam Paser Utara, yang nantinya akan terhubung langsung dengan area inti IKN.
Dalam rangka pengajuan ini, Pemprov Kaltim bersama Pemkab Kubar telah mengumpulkan data pendukung yang menunjukkan belum layaknya kondisi jalan serta dampaknya terhadap mobilitas.
Saat kunjungan ke Kubar pada 20 Juni lalu, Rudy mencatat banyak truk pengangkut alat berat yang melintas. “Truck PC 210 beratnya 21 ton, ditambah long bed 20 ton — total 40 ton! Beban itu jelas merusak jalan,” ujarnya.
Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, gubernur meminta agar Dishub Kubar dan Dishub Kaltim bekerja sama membangun jembatan timbang, sehingga truk tidak melintasi jalan dengan beban melebihi kapasitas yang diizinkan.
Sementara untuk angkutan sawit, Rudy memberikan toleransi karena menyerap banyak tenaga kerja dan memberi dampak positif bagi ekonomi lokal. Namun ia menegaskan pembatasan berat muatan hanya sampai 5–7 ton, bukan truk 10 ton yang sering dimuat penuh hingga 16 ton.
Usulan ini diharapkan meningkatkan daya tahan jalan dan menjadikan jalur barat Kaltim sebagai akses strategis dan prima menuju ibu kota baru, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan. (ant)
| Editor | : | Muhammad Rafdinal Adrianto |
| Kategori | : | Voli, Metropolitan, DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat |













