Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Timnas Basket Putri Kembali ke Divisi B, Coach Yayan: Pemain Sudah Berjuang Maksimal

Timnas Basket Putri Kembali ke Divisi B, Coach Yayan: Pemain Sudah Berjuang Maksimal
Timnas Basket Putri Indonesia saat hadapi Lebanon. (PP Perbasi)
Jum'at, 18 Juli 2025 23:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Semangat pemain Timnas Basket Putri Indonesia layak diapresiasi. Mereka menunjukkan semangat pantang menyerah sampai akhir pertandingan ketika menghadapi Lebanon pada pertandingan perebutan peringkat klasifikasi akhir 7-8 FIBA Women’s Asia Cup 2025 Division A.

Hingga akhirnya Timnas Putri Senior harus akui keunggulan Lebanon 57-67 di Shenzhen Sports Center, China pada Jumat (18/7/2025). “Pemain sudah berjuang maksimal. Mereka sudah memberikan perlawanan yang terbaik. Salut buat para pemain,” terang Pelatih Timnas Basket Putri Senior Indonesia, Andrie Ekayana.

Pada pertandingan ini, Timnas Putri membuka keran poin melalui tembakan dua angka Kimberley Pierre-Louis. Angka ini sempat disamakan oleh Jillian Archer. Satu angka dari Priscilla Annabel Karen membuat Indonesia unggul 3-2. Jillian membuat Lebanon berbalik unggul 4-3 ketika pertandingan memasuki menit 07.31.

Setelah poin ini, Lebanon memegang kendali hingga akhirnya kuarter pertama ditutup dengan kedudukan 18-12 untuk keunggulan Lebanon. Di kuarter kedua, pertandingan berlangsung ketat sehingga Indonesia menambah 10 angka dan Lebanon menabung 13 poin yang membuat kuarter kedua ini berakhir 22-31 untuk kemenangan Lebanon.

Memasuki kuarter ketiga, Agustin Gradita Retong dkk berusaha memangkas jarak. Namun Lebanon terlalu tangguh sehingga mereka tetap menjaga keunggulan menjadi 54-38.

Kuarter akhir Indonesia bangkit. Mereka mencetak poin terbanyak dibandingkan kuarter sebelumnya dengan catatan 19 angka. Perolehan poin ini di atas tabungan angka Lebanon yang mengemas 13 poin.

Sayangnya, poin ini belum bisa membantu Indonesia menjauhkan diri dari kekalahan. Pasukan Merah Putih di akhir pertandingan harus akui keunggulan Lebanon dengan kedudukan 57-67. "Bagi Indonesia, kekalahan ini membuat mereka harus kembali ke Divisi B. Sebab, Indonesia menempati peringkat ke-8. “Kita ke Divisi B,” jelasnya.

Lanjut Coach Andre Ekayana, banyak pelajaran yang didapat pada pertandingan di Divisi A. Hal itu sangat berguna untuk hadapi kejuaraan selanjutnya ke depan.

“Banyak pelajaran yang kita dapatkan dari sini. Bahkan semuanya, terutama agresivitas permainan yang harus ditingkatkan,” ujar Coach Yayan, sapaan karib Andrie Ekayana. ***

wwwwww