Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
19 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
15 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
14 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Geger Bansos Beras di Cisompet Garut Disunat Hingga 2,5 Kg

Geger Bansos Beras di Cisompet Garut Disunat Hingga 2,5 Kg
Ilustrasi beras bantuan dari pemerintah untuk warga penerima bansos. (Foto: antara)
Minggu, 27 Juli 2025 22:32 WIB

PEKANBARU – Warga Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, digegerkan dengan dugaan penyuntikan berat bantuan sosial (bansos) beras. Seharusnya menerima beras 10 kilogram, sebagian penerima hanya memperoleh 7,5 kilogram.

Indra, Kepala Desa Panyindangan, menjelaskan berat karung beras yang diterima warga beragam. “Untuk pengurangannya variatif, ada yang 1 kilogram sampai yang paling banyak 2,5 kilogram,” ujarnya, Minggu (27/7/2025).

Total penerima bansos di wilayah tersebut mencapai 576 orang. Warga menduga adanya pihak tak bertanggung jawab yang mengurangi jumlah beras. Temuan ini memicu laporan ke Badan Urusan Logistik (Bulog) Garut.

Pihak desa menerima informasi adanya kasus serupa di desa lain. Indra memastikan pihaknya segera menindaklanjuti dengan pihak berwenang terkait dugaan penyimpangan distribusi bansos beras.***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:Inilah.com
Kategori:Voli, Ekonomi
wwwwww