Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Basket

Proyektil Kamboja Nyasar ke Laos, Thailand: Sulit Disebut Kecelakaan

Proyektil Kamboja Nyasar ke Laos, Thailand: Sulit Disebut Kecelakaan
Sebuah unit militer Thailand melepaskan tembakan ke arah Kamboja dengan artileri berat di Provinsi Surin, Thailand, Jumat (25/7/2025). (Foto: Antara/ Reuters)
Minggu, 27 Juli 2025 10:18 WIB

JAKARTA – Ketegangan militer antara Thailand dan Kamboja terus meningkat di wilayah perbatasan. Sabtu (26/7/2025), militer Thailand melaporkan bahwa salah satu peluru artileri jarak jauh yang ditembakkan pasukan Kamboja ke wilayah Thailand justru jatuh di Laos.

"Proyektil Kamboja yang ditembakkan saat bentrokan dengan pasukan kami jatuh di wilayah Laos dan kini sedang dalam proses investigasi," kata Juru Bicara Militer Thailand, Winthai Suvaree.

Wilayah jatuhnya proyektil tersebut tidak jauh dari kawasan strategis Segitiga Zamrud, yang merupakan titik temu perbatasan antara Thailand, Laos, dan Kamboja, serta dikenal sebagai kawasan bersejarah peninggalan budaya Khmer-Hindu.

Menurut Winthai, kesalahan tembak sejauh itu sangat sulit terjadi jika tidak disengaja.

"Ini bukan hal yang mudah untuk salah sasaran sampai sejauh itu. Jika ini disengaja, bisa menjadi bentuk provokasi terhadap Laos," ujarnya.

Konflik bersenjata yang meletus sejak 24 Juli lalu telah menelan korban dari kedua belah pihak, termasuk warga sipil. Situasi ini merupakan lanjutan dari insiden bentrokan 28 Mei di zona netral yang disengketakan, yang menyebabkan satu prajurit Kamboja tewas.

Perselisihan wilayah ini telah berlangsung lama, sejak peta perbatasan dibuat oleh kolonial Prancis pada 1907. Penafsiran berbeda antara Thailand dan Kamboja membuat sejumlah area tetap menjadi sengketa hingga kini.

Thailand lebih memilih menyelesaikan persoalan melalui diplomasi bilateral. Sebaliknya, Kamboja kerap mengajukan kasus ke Mahkamah Internasional (ICJ), lembaga yang tidak diakui yurisdiksinya oleh Thailand.

Militer Thailand memperingatkan bahwa insiden semacam ini bisa menambah ketegangan di kawasan jika tidak ditangani dengan hati-hati. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Basket
wwwwww