Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Nasional

Wacana Pilkada Tak Langsung, Formappi Dorong Pembahasan Serentak Lima RUU Politik

Wacana Pilkada Tak Langsung, Formappi Dorong Pembahasan Serentak Lima RUU Politik
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat menghadiri acara Bimbingan Teknis Fraksi PKB Seluruh Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Selasa malam (22/7/2025). (Foto: Inilah.com/ Syahidan)
Minggu, 27 Juli 2025 10:10 WIB

JAKARTA – Wacana pemilihan kepala daerah secara tidak langsung yang disampaikan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, mendapat sorotan dari Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus. Menurutnya, usulan tersebut menjadi sinyal kuat bagi DPR untuk segera membahas lima undang-undang politik secara menyeluruh.

"Ini petunjuk bahwa RUU Pemilu, Pilkada, MD3, Parpol, dan Pemerintahan Daerah perlu segera masuk agenda pembahasan," kata Lucius, Sabtu (26/7/2025).

Ia mengingatkan, sebagai pimpinan partai, Cak Imin memiliki pengaruh untuk mendorong fraksi PKB memulai proses revisi. Namun, wacana perubahan mekanisme Pilkada harus disertai argumen substansial, bukan sekadar usulan sepihak.

"Usulan itu hanya bermakna bila dibarengi dengan pembahasan RUU terkait. Jangan hanya menjadi pernyataan tanpa arah," jelasnya.

Lucius juga mempertanyakan efektivitas sistem tidak langsung dalam mencegah praktik politik uang. Ia menilai, justru potensi transaksi politik bisa lebih besar di tingkat partai.

"Kalau kepala daerah dipilih DPRD, apakah uang dari calon tidak akan mengalir untuk membeli dukungan politik?" tanyanya.

Ia menilai, pemilihan langsung membuka ruang partisipasi publik dan menghadirkan keragaman kandidat. Banyak figur berkualitas yang justru berasal dari kalangan non-partai.

"Pilihan langsung membuat rakyat lebih berdaya dan memberi peluang bagi calon independen yang berkualitas," ujarnya.

Lucius mengusulkan alternatif kompromi jika sistem perlu diubah. Misalnya, gubernur bisa dipilih tidak langsung, namun bupati dan wali kota harus tetap melalui pemilihan langsung oleh masyarakat.

"Perubahan sistem bisa dipertimbangkan, tapi jangan sampai mengorbankan prinsip demokrasi dan partisipasi rakyat," tutupnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Nasional
wwwwww