Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Nasional

Prabowo Batal Hadiri Pelantikan IPDN, Fokus Temui PM Malaysia Bahas Konflik ASEAN

Prabowo Batal Hadiri Pelantikan IPDN, Fokus Temui PM Malaysia Bahas Konflik ASEAN
Sufmi Dasco
Senin, 28 Juli 2025 14:26 WIB

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunda kehadirannya dalam pelantikan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Jatinangor, Jawa Barat, Senin (28/7/2025), demi menghadiri pertemuan penting dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

Pertemuan ini merupakan bagian dari Konsultasi Tahunan ke-13 Indonesia-Malaysia dan akan berlangsung di Jakarta pada sore hari. Fokus utama pembahasan adalah inisiatif perdamaian antara Thailand dan Kamboja yang saat ini tengah bersitegang.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia menjaga stabilitas di kawasan ASEAN.

"Presiden dijadwalkan bertemu PM Malaysia sore ini. Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini karena menunjukkan solidaritas antarnegara ASEAN," ujarnya.

Selain mendukung upaya perdamaian, Dasco juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap WNI yang berada di wilayah perbatasan Thailand-Kamboja.

"DPR telah meminta Kemlu proaktif berkoordinasi dengan WNI di sana. Untuk saat ini belum ada keputusan evakuasi, situasi terus dimonitor," jelasnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, membenarkan pembatalan kehadiran Presiden Prabowo di acara IPDN.

"Kami telah menerima konfirmasi pembatalan karena Presiden harus mempersiapkan pertemuan bilateral strategis," tuturnya.

Pertemuan Prabowo dan Anwar Ibrahim menjadi sinyal penting peran aktif Indonesia dalam menjaga keamanan dan perdamaian regional. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Nasional, DKI Jakarta
wwwwww