Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
6
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Metropolitan
5 jam yang lalu
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Laut Jadi Pintu Masuk Narkotika, Pemerintah Kerahkan Satgas Khusus Tangkal Penyelundupan

Laut Jadi Pintu Masuk Narkotika, Pemerintah Kerahkan Satgas Khusus Tangkal Penyelundupan
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal (Purn) Budi Gunawan.
Sabtu, 02 Agustus 2025 08:52 WIB

JAKARTA – Pemerintah menegaskan komitmennya melindungi masyarakat dari dampak destruktif penyelundupan yang tidak hanya merugikan negara secara ekonomi, tetapi juga mengancam kesehatan dan keselamatan jutaan jiwa. Jalur laut yang terbuka luas menjadi titik rawan yang kini diawasi lebih ketat melalui kerja lintas kementerian dan lembaga.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal (Purn) Budi Gunawan menyebut penyelundupan sebagai musuh bersama yang perlu ditangani secara terintegrasi. Ia menggarisbawahi bahwa pencegahan tidak bisa hanya bertumpu pada satu institusi.

"Ancaman penyelundupan narkotika dan komoditas ilegal ini harus dihadapi secara kolektif. Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan dibentuk untuk menyatukan langkah antarinstansi," kata Budi Gunawan, Jumat (1/8/2025).

Salah satu kasus besar yang berhasil digagalkan adalah penyelundupan sabu seberat dua ton oleh kapal MV Sea Dragon Tarawa. Penindakan itu bukan hanya menyelamatkan negara dari potensi kerugian Rp15 triliun, tapi juga melindungi 51 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

"Bayangkan dampaknya jika narkoba itu lolos. Generasi muda kita bisa hancur. Ini bukan soal barang ilegal semata, tapi masa depan bangsa," tegasnya.

Penindakan tersebut merupakan bagian dari Operasi Jaring Sriwijaya dan Wallacea yang digelar sejak 1 Mei hingga 7 Juli 2025. Selain sabu, barang-barang yang diamankan termasuk pasir timah, rokok ilegal, tekstil, hingga bahan pokok yang masuk secara ilegal.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah meluncurkan Satuan Tugas Khusus Pemberantasan Penyelundupan. Satgas ini akan bekerja lintas sektor dan wilayah, dengan fokus utama memperkuat pengawasan laut sebagai jalur penyelundupan utama.

"Kami ingin kehadiran negara terasa kuat di laut. Tidak boleh ada celah bagi penyelundup untuk bergerak bebas," tambahnya. ***

Editor:Muhammad Rafdinal Adrianto
Sumber:rmol.id
Kategori:Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww