Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
18 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
11 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
19 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ini Alasan Dejan Racic Berkarier di Indonesia

Ini Alasan Dejan Racic Berkarier di Indonesia
Pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dejan Racic. (Ileage.id)
Selasa, 05 Agustus 2025 22:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menyambut kompetisi musim 2025/2026, antusiasme pemain asing untuk merumput di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Super League, terus berdatangan.

Tren positif beberapa musim terakhir menunjukkan bahwa BRI Super League telah menjelma menjadi magnet kuat bagi talenta-talenta internasional, bukan hanya sekadar persinggahan, melainkan destinasi yang menjanjikan.

Berbagai faktor fundamental telah berkontribusi pada peningkatan daya tarik ini, menjadikannya pilihan menarik bagi pemain asing dari berbagai level dan latar belakang.

Klub-klub semakin profesional dalam pengelolaan tim, strategi, dan pengembangan pemain. Pertandingan yang lebih kompetitif menuntut kualitas tinggi dari setiap pemain, sehingga menjadi tantangan menarik bagi pemain asing yang ingin menguji kemampuan mereka.

Atmosfer pertandingan di Indonesia tak ada duanya. Ribuan, bahkan puluhan ribu suporter memadati stadion dengan koreografi, nyanyian, dan semangat membara.

Beberapa faktor di atas disebut sebagai alasan utama Dejan Racic menerima tawaran dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Pemain yang mencetak 26 gol dari 24 laga bersama Hougang United FC di Singapore Premier League itu tak menyangkal jika dirinya sudah lama memendam asa untuk bisa berkarier di kompetisi teratas sepak bola Indonesia.

"Sejak saya datang ke Singapura, tujuan dan target utama saya adalah mencetak gol sebanyak mungkin di liga utama Singapura dan membuka pintu menuju liga yang lebih baik seperti Indonesia dan Thailand," kata Dejan Racic.

"Jadi saya mencetak 26 gol musim lalu dan hanya sedikit tawaran dari kedua negara yang datang. Jadi di awal proses, target saya adalah Indonesia," tambahnya.

Pilihan berlabuh di Bhayangkara FC menjadi keputusannya setelah tim yang kini bermarkas di Lampung ini mengirimkan tawaran.

Selain karena serius ingin mendapatkan jasanya, Dejan Racic menyebut kehadiran pemain dari Balkan menjadi alasan lainnya untuk hijrah ke tim berjuluk The Guardian itu.

"Saya melihat skuat Bhayangkara FC yang hanya memiliki beberapa pemain Balkan dan tahun lalu rekan satu tim saya, Stjepan Plazonja. Dengan adanya pemain dari Balkan, saya tahu saya akan beradaptasi lebih cepat dan belajar lebih baik dengan rekan satu tim yang sudah saya kenal sebelumnya," ungkapnya.

Berbicara targetnya musim ini, mengingat Bhayangkara Presisi Lampung FC pernah menorehkan sejarah menjuarai Liga 1 pada musim 2017, Dejan mengatakan bahwa catatan yang pernah ditorehkan itu menjadi tantangan tersendiri untuk membuktikan bahwa dirinya mampu memberikan kontribusi positif untuk tim.

"Seperti yang kita tahu mereka sudah meraih juara sebelumnya. Jadi ekspektasinya tinggi. Ini tim yang sangat berpengalaman dengan pemain asing yang bagus dan pemain lokal yang bagus yang memiliki pengalaman juga beberapa pemain tim nasional," ungkap pemain Montenegro ini. ***

wwwwww