Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PSIM Bakal Berkandang di Stadion Sultan Agung

PSIM Bakal Berkandang di Stadion Sultan Agung
PSIM Yogyakarta saat jalani laga di Stadion Sultan Agung Yogyakarta. (Ileague.id)
Selasa, 05 Agustus 2025 22:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
YOGYAKARTA - PSIM Yogyakarta nampaknya akan berkandang di Stadion Sultan Agung, Bantul pada kompetisi BRI Super League 2025/2026. Kondisi ini terbuka usai Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul dinyatakan layak dengan meraih nilai baik dalam asesmen kelayakan.

Proses asesmen sudah dilakukan oleh tim dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, dua pekan lalu.

Hasilnya pun ternyata membuka peluang PSIM setelah Stadion Sultan Agung meraih nilai 73,46 persen dengan kategori “baik”.

Tidak ditemukan kerusakan struktural mayor pada bangunan stadion yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Bantul itu. Meski juga masih terdapat catatan perbaikan pada pintu masuk dan keluar stadion, atap tribun, lampu penerangan, hingga pengurangan kapasitas penonton.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM, Wendy Umar Seno Aji, menyambut baik hasil ini. “Alhamdulillah, Stadion Sultan Agung ini layak untuk digunakan pertandingan kompetisi dengan penonton,” kata Wendy Umar.

Penilaian ini disebutnya menjadi angin segar di tengah kondisi belum ada kepastian terkait izin penggunaan Stadion Maguwoharjo di Sleman. Stadion Sultan Agung Bantul kini menjadi alternatif kuat sebagai markas Laskar Mataram pada BRI Super League 2025/2026.

“Kami juga harus mengantisipasi beberapa pertandingan yang kemungkinan besar tidak bisa dilakukan di Stadion Maguwoharjo,” ucap Wendy menambahkan.

Dia juga menyebutkan, tidak menutup kemungkinan ke depan, juga akan tetap asesmen di Stadion Maguwoharjo sambil menunggu arahan dari pemerintah Kabupaten Sleman.

Hanya saja memang meski dinilai layak, tim asesor memberikan beberapa catatan penting yang harus segera diperbaiki. Salah satu yang utama adalah perbaikan sistem pintu masuk dan keluar stadion yang sudah korosi.

Selain itu, beberapa bagian atap tribun yang lepas dan pagar pembatas juga menjadi fokus perbaikan. Hal ini untuk menjamin keselamatan dan keamanan para penonton saat laga berlangsung.

Kapasitas stadion juga dipastikan tidak bisa digunakan secara maksimal. “Ada pembatasan kapasitas penonton yang tidak bisa maksimal pada saat pelaksanaan nantinya,” tegas Wendy.

Dengan hasil asesmen ini, manajemen PSIM kini memiliki opsi kandang yang lebih pasti. Langkah selanjutnya adalah memenuhi semua rekomendasi perbaikan jelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2025/2026. ***

wwwwww