Tujuh Siswa Sakit, Mensos: Mungkin Karena Belum Terbiasa Makan Teratur dan Bergizi
![]() |
JAKARTA – Sebanyak tujuh siswa Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Inten Soeweno, Cibinong, Jawa Barat, tidak hadir dalam acara makan malam bersama Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, Senin (4/8/2025). Ketidakhadiran mereka disebabkan kondisi kesehatan yang menurun, mulai dari sakit perut hingga cacar air.
“Dari 100 siswa yang dijadwalkan hadir, hanya 93 yang mengikuti makan malam. Tujuh lainnya sedang sakit,” ujar Gus Ipul.
Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat. Mensos menjelaskan, para siswa masih dalam masa adaptasi, termasuk penyesuaian dengan sistem asrama dan pola makan baru.
“Ada yang mengeluh sakit perut. Mungkin belum terbiasa makan enak tiga kali sehari, disediakan buah, susu, dan snack,” ungkapnya.
Gus Ipul menegaskan bahwa penanganan medis telah disiapkan, dan siswa akan dirujuk ke rumah sakit jika dibutuhkan.
Ia juga menyampaikan bahwa situasi serupa terjadi di sejumlah Sekolah Rakyat lainnya. Hal ini, menurutnya, merupakan tantangan dalam memberikan fasilitas yang lebih baik kepada anak-anak dari keluarga prasejahtera.
“Sekolah Rakyat ini gagasan langsung dari Presiden Prabowo. Kami hanya pelaksana,” jelasnya.
Program ini dirancang sebagai jalan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem untuk memperoleh pendidikan layak. Harapannya, mereka tumbuh sebagai generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial.
“Lulusan Sekolah Rakyat harus menjadi pribadi berkarakter, cinta keluarga, dan cinta negeri,” pungkas Gus Ipul. ***
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Kategori | : | Nasional |












