Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
24 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
24 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Voli

Prabowo Tantang Elite Ekonomi Pemangsa Rakyat: "Kami Tak Akan Diam!"

Prabowo Tantang Elite Ekonomi Pemangsa Rakyat: Kami Tak Akan Diam!
Presiden Prabowo Subianto
Rabu, 06 Agustus 2025 10:26 WIB

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada kelompok elit ekonomi yang dianggap mengeksploitasi rakyat demi keuntungan pribadi. Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Presiden, Rabu (6/8/2025), ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menolerir lagi sistem ekonomi yang merugikan rakyat.

“Kita tidak bisa dibohongi, kita tidak bisa ditipu lagi… Kita tidak rela rakyat Indonesia dimiskinkan terus,” katanya dengan tegas.

Menurut Presiden, ada praktik sistematis di mana beberapa pelaku ekonomi justru menekan kesejahteraan masyarakat demi memperbesar modal. “Mereka mengambil dari rakyat seperti menyedot darah,” sambungnya.

Prabowo mengingatkan bahwa ini bukan sekadar masalah moral, tapi pertaruhan kepercayaan publik. Ia menyampaikan bahwa pemerintah — baik dirinya maupun jajaran kabinet — tidak akan diam melihat rakyat terus menderita karena kuasa ekonomi yang tak transparan.

“Kita bukan anak kecil. Kabinet ini sadar dan bukan serta-merta tunduk pada kepentingan segelintir. Kita duduk di sini untuk melindungi rakyat,” ungkapnya.

Presiden juga memberi apresiasi atas kerja tim kabinet yang dianggapnya berhasil mencetak capaian meski tantangan berat menghimpit. Ia menyebut Sidang Kabinet Paripurna ini sebagai bagian dari semangat kolektif membangun ekonomi yang inklusif.

Dilihat dari sisi lain, Pesan Presiden tampak sebagai bentuk keberanian morale—mendobrak dominasi elit ekonomi dan membumikan afirmasi bahwa pemerintah memilih bersandar pada rakyat, bukan pada kekayaan yang menumpuk di atas keringat masyarakat kecil. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:republika.co.id
Kategori:Voli, Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww