Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Penambahan Anggaran TNI Jadi Rp166 Triliun, Fokus Bangun 6 Kodam Baru dan Kekuatan Tempur Nasional

Penambahan Anggaran TNI Jadi Rp166 Triliun, Fokus Bangun 6 Kodam Baru dan Kekuatan Tempur Nasional
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Presiden RI Prabowo Subianto saat mengecek alutsista Mabes TNI di Jakarta.
Selasa, 12 Agustus 2025 17:08 WIB

JAKARTA – DPR RI mengamini rencana kenaikan anggaran pertahanan menjadi Rp166 triliun pada 2025, menyusul pengukuhan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru oleh Presiden Prabowo Subianto. Tambahan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur pertahanan di berbagai wilayah sekaligus memodernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menyampaikan bahwa keenam Kodam baru tersebut berada di Riau, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, dan Papua. Selain itu, dibentuk pula 20 Brigade Infanteri Teritorial dengan total 100 batalion serta enam grup pengembangan Kopassus.

“Semua ini tentu butuh anggaran besar. Namun realisasinya bertahap, sesuai kemampuan keuangan negara,” ujar TB di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (12/8/2025).

Kenaikan anggaran ini juga mencakup kebutuhan modernisasi alutsista dan peningkatan kualitas SDM militer, mulai dari pelatihan perwira hingga pendidikan di akademi militer. “Membeli alutsista saja butuh waktu, minimal tiga tahun sejak pemesanan. Melatih komandan peleton di akademi juga butuh 3,5 tahun,” tambahnya.

TB menyebut detail kenaikan anggaran akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan DPR, 15 Agustus mendatang. Sebelumnya, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin telah mengusulkan tambahan anggaran untuk mempercepat pembangunan kekuatan pertahanan nasional.

“Ini bukan sekadar belanja, tapi investasi jangka panjang untuk memastikan keamanan negara di tengah dinamika geopolitik global,” tegas TB. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Voli, Metropolitan, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww