Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Basket

Kim Keon Hee Ditahan, Korsel Catat Sejarah Mantan Presiden dan Ibu Negara Sama-sama Dipenjara

Kim Keon Hee Ditahan, Korsel Catat Sejarah Mantan Presiden dan Ibu Negara Sama-sama Dipenjara
Kim Keon Hee: (Dok. People Power Party)
Rabu, 13 Agustus 2025 10:02 WIB

JAKARTA – Korea Selatan diguncang skandal besar usai penahanan mantan Ibu Negara, Kim Keon Hee, atas dugaan manipulasi saham, korupsi, dan pelanggaran hukum dana politik. Surat perintah penangkapan dikeluarkan setelah Pengadilan Distrik Pusat Seoul menilai ada risiko perusakan barang bukti, Rabu (13/8/2025).

Kasus ini menjadi peristiwa pertama dalam sejarah negeri ginseng, di mana mantan presiden dan mantan ibu negara sama-sama mendekam di penjara. Kim merupakan istri Yoon Suk Yeol, mantan presiden yang sebelumnya ditahan akibat deklarasi darurat militer.

Jaksa mengungkapkan, selain tuduhan manipulasi saham, Kim juga diduga mencampuri proses pencalonan anggota parlemen dari partai suaminya, yang melanggar hukum pemilu. Skandal ini semakin memanas setelah publik kembali menyoroti video tahun 2022 yang memperlihatkan dirinya menerima tas tangan Dior dari seorang penggemar.

Sebelum penahanan, Kim telah menjalani pemeriksaan intensif oleh jaksa. Saat tiba di kantor kejaksaan, ia menyampaikan permintaan maaf.
“Saya dengan tulus meminta maaf karena telah menimbulkan masalah meskipun saya bukan orang penting,” ujarnya.

Dugaan keterlibatan Kim dalam manipulasi saham telah lama beredar di masyarakat. Namun penahanan kali ini menjadi titik balik yang mempertegas keseriusan otoritas hukum Korea Selatan dalam menindak pelanggaran, tanpa pandang jabatan maupun status sosial. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Basket
wwwwww