Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
17 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
21 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
18 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
17 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Basket

Serangan Israel di Gaza Renggut 42 Nyawa, Warga Sebut Situasi Tak Terkendali

Serangan Israel di Gaza Renggut 42 Nyawa, Warga Sebut Situasi Tak Terkendali
Asap mengepul dari area Kota Gaza setelah serangan Israel melanda (Reuters)
Senin, 25 Agustus 2025 11:17 WIB

GAZA CITY – Jalur Gaza kembali dilanda serangan udara Israel yang menewaskan sedikitnya 42 orang pada Minggu (24/8/2025). Serangan beruntun itu menghantam sejumlah kawasan padat penduduk di sekitar Kota Gaza.

Juru bicara pertahanan sipil Gaza, Mahmoud Bassal, menyebut salah satu serangan mengenai lingkungan al-Sabra dan menewaskan delapan orang. “Jumlah total korban tewas saat ini bertambah menjadi sedikitnya 42 orang,” ujarnya, Senin (25/8/2025), dikutip AFP dan Al Arabiya.

Militer Israel hingga kini belum merespons laporan tersebut.

Sementara itu, warga setempat menggambarkan kondisi yang kian memburuk. Ibrahim al-Shurafa, penduduk al-Sabra, mengatakan hidup mereka dikepung rasa takut akibat pengeboman yang tidak berhenti.

“Situasinya sangat berbahaya. Setiap hari, setiap menit, ada pengeboman, ada kematian, ada darah. Kami tidak tahu harus ke mana. Kematian mengikuti kami ke mana-mana,” ungkapnya.

Data Kementerian Kesehatan Gaza mencatat, sejak rentetan serangan dimulai, sedikitnya 62.686 warga Palestina tewas, mayoritas adalah penduduk sipil. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Basket
wwwwww