Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
15 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
20 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
16 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
15 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Beladiri

Warga Pekanbaru Diduga Dianiaya Anggota TNI AL, Meninggal Sepekan Setelah Pulang ke Rumah

Warga Pekanbaru Diduga Dianiaya Anggota TNI AL, Meninggal Sepekan Setelah Pulang ke Rumah
Ilustrasi sejumlah prajurit TNI AL dan AU berbaris (net)
Selasa, 26 Agustus 2025 14:47 WIB

PEKANBARU – Seorang pria berinisial GS meninggal dunia setelah sebelumnya diduga mengalami penganiayaan oleh anggota TNI AL berinisial MZ. Peristiwa yang terjadi Jumat (15/8/2025) di Pekanbaru itu bermula dari tuduhan pencurian yang diarahkan kepada korban.

Usai kejadian, GS dibawa ke kantor polisi. Namun sehari kemudian, ia dipulangkan ke rumah dalam kondisi lemah. Sepekan berselang, Sabtu (23/8/2025), GS mengembuskan napas terakhir di rumahnya.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, membenarkan keterlibatan prajurit TNI AL dalam kasus tersebut. "Personel yang diduga terlibat sudah diamankan Polisi Militer Angkatan Laut. Proses penyidikan dilakukan dengan profesional sesuai aturan hukum," ujarnya, Selasa (26/8/2025).

Ia menyebut jajaran TNI AL di wilayah Dumai juga dilibatkan dalam proses penyelidikan karena kasus ini diduga melibatkan personel yang bertugas di lingkungan Mabes TNI. "Denpom Lanal Dumai Tengah kini tengah mengumpulkan bukti dan keterangan dari pihak terkait, termasuk laporan keluarga korban melalui kuasa hukumnya," jelasnya.

Kasus ini menimbulkan perhatian luas dari publik. Keluarga korban menuntut keadilan, sementara masyarakat menunggu keseriusan TNI AL dalam menindak tegas anggotanya yang terlibat. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww