Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
6 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
10 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Dari Dolar hingga Peso Filipina, Polisi Ungkap Barang Bukti Sindikat Judi Online di Jakarta

Dari Dolar hingga Peso Filipina, Polisi Ungkap Barang Bukti Sindikat Judi Online di Jakarta
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Himawan Bayu Aji.
Rabu, 27 Agustus 2025 19:00 WIB

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri kembali mengungkap jaringan besar judi online dengan menangkap tiga orang yang berperan sebagai admin situs Slotbola88, Rajaspin88, dan Inibet77. Ketiganya ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Utara, Senin (19/8/2025), sebagai hasil pengembangan kasus penangkapan lima bandar judi di Yogyakarta pada Juli lalu yang sempat viral.

Tersangka berinisial MR disebut sebagai pemimpin administrator atau leader admin dari tiga situs tersebut. Polisi menyita uang tunai dalam berbagai mata uang dengan total setara Rp887.850.000 dari MR. "Situs judi tersebut di antaranya Slotbola88, Rajaspin88, dan Inibet77. Penyitaan uang tunai sejumlah Rp887,8 juta," jelas Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, Rabu (27/8/2025). 

Rinciannya, sebanyak Rp300 juta dalam pecahan Rp100 ribu, 30.000 dolar AS atau setara Rp488,1 juta, serta 350.000 peso Filipina senilai Rp99,7 juta. Selain itu, penyidik juga mengamankan satu laptop, lima ponsel, satu modem WiFi, lima kartu ATM, dan empat buku rekening bank.

Dua tersangka lain, BI dan AFA, berperan sebagai admin pegawai situs. BI mengelola Slotbola88 dengan barang bukti berupa laptop, dua ponsel, dan modem WiFi. Sementara AFA bertugas di situs Inibet77 dengan barang bukti serupa.

Kasus ini bermula dari sorotan publik terhadap penangkapan lima orang di Yogyakarta pada 10 Juli 2025. Saat itu muncul anggapan bahwa yang ditangkap justru orang-orang yang merugikan bandar, bukan pelaku utama. Polisi membantah tudingan tersebut dan menegaskan jaringan yang dibongkar kali ini adalah bagian dari sindikat yang lebih luas.

Ketiga tersangka dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari Undang-Undang ITE, Undang-Undang Transfer Dana, Undang-Undang TPPU, hingga pasal perjudian KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Penangkapan ini menunjukkan bagaimana sindikat judi online beroperasi dengan sistem terstruktur, memanfaatkan admin untuk mengendalikan situs dari balik layar. Di tengah gencarnya pemberantasan judol, publik kembali menyoroti bagaimana praktik ilegal ini tumbuh subur hingga menyentuh lintas wilayah dan melibatkan perputaran uang dalam berbagai mata uang asing. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Olympic, Ekonomi, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww