Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
1st Fujairah Global Chess Championship 2025

Perjalanan Bergelombang Adit dan Nayaka di Empat Babak

Perjalanan Bergelombang Adit dan Nayaka di Empat Babak
Adit dengan buah Putih mengalahkan CM Behzad Salimiyan dari Iran. (PB Percasi)
Kamis, 28 Agustus 2025 11:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
ABU DHABI - Dua pecatur muda Indonesia berusia 19 tahun IM Aditya Bagus Arfan (2399) dan IM Nayaka Budhidharma (2389) melanjutkan perjalanan caturnya dengan mengikuti turnamen kedua setelah 31st Abu Dhabi Chess Festival 2025.

Mereka tampil di 1st Fujairah Global Chess Championship 2025 yang diselenggarakan oleh Fujairah Chess & Culture Club di Fujairah, kota terbesar ketujuh Uni Arab Emirat (UEA).

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi Kristianus dalam siaran persnya menyebutkan, pertandingan sudah dimulai sejak tanggal 25 Agustus 2025. Namun, dia belum bisa melaporkan karena tidak diijinkan masuk ke arena pertandingan dengan alasan tidak mempunyai id card.

"Saya baru diijinkan masuk pada babak keempat, itu pun memakai id card volunteer. Ya tidak apa-apa, yang penting bisa memotret atlet Indonesia. Jadi berita empat babak awal ini saya rangkum saja," kata Kris, panggilan karibnya.

GoNews.co Nayakan bersalaman dengan WIM
Nayakan bersalaman dengan WIM Tejaswini dari India. (PB Percasi)

Perjalanan kedua pecatur Indonesia yang main di kelompok Master, yaitu peserta dengan rating di atas 2200 ini penuh gelombang naik turun.

Nayaka memulai langkah bagus sekali dengan meraih kemenangan atas GM Vahe Baghdasaryan (2243) dari Armenia, kemudian remis lawan GM Mihail Nikitenko (2504) dari Belarus. Namun, Nayaka mengalami kekalahan beruntun dari GM Igor Miladinovic (2501) asal Serbia dan dari WIM G. Tejaswini (2298) dari India. Kini, Nayaka baru mengumpulkan 1,5 poin.

Sebaliknya dengan Adit yang memulai dengan buruk. Ditahan remis pecatur putri Iran WFM Melika Mohammadi (2244) dan kalah dari pecatur Iran lainnya, CM Amiri Seyed Kian Ghoreishi (2215). Kemudian, Adit menang beruntung dari FM Sinha Aarav (2266) asal India dan CM Behzad Salimiyan (2262) asal Iran. Jadi Adit sudah mengumpulkan 2,5 poin.

Di babak kelima yang dimainkan Kamis (28/8/2025) waktu setempat, Adit bertemu IM Read Samadov (2522) dari Azerbaijan, sedang Nayaka bertemu WIM Amina Kairbekova (2297) dari Kazakhstan.

Menurut statistik panitia, kategori Master diikuti 239 peserta dari 55 negara. Tercatat ada 24 GM, 6 WGM, 88 IM, 4 WIM, 93 FM dan 12 CM. Ada dua kategori lainnya, yaitu kelompok Superstar yang pesertanya memiliki rating di atas 2500 dan kelompok Open yang pesertanya pecatur junior dan wanita yang ratingnya di bawah 2200. ***

wwwwww