Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
23 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
19 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
18 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Olympic

FPK DKI Ajak Warga Jaga Jakarta dan Tidak Mudah Terprovokasi

FPK DKI Ajak Warga Jaga Jakarta dan Tidak Mudah Terprovokasi
Wakil Ketua Forum Pembauran Kebangsaan DKI Jakarta, Budi Siswanto. (Ist)
Sabtu, 30 Agustus 2025 20:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Wakil Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi DKI Jakarta, Budi Siswanto mengajak seluruh warga Ibu Kota untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan Jakarta di tengah dinamika sosial yang berkembang.

Budi menegaskan, Jakarta adalah rumah bersama yang harus dipelihara, bukan dirusak. Untuk itu, penyampaian pendapat yang dijamin oleh Undang Undang harus dilakukan tanpa perlu melakukan tindakan anarkistis. 

 
"Jaga Jakarta, rumah kita bersama. Sarana publik yang dirusak justru akan merugikan kita sebagai warga pengguna. Infrastruktur yang kita bangun dengan uang pajak bersama wajib kita jaga, bukan dihancurkan," kata Budi, Sabtu (30/8/2025).
 
Budi mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing provokasi, terutama oleh informasi liar yang belum jelas kebenarannya dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sikap bijak dalam menyaring informasi sangat penting agar tidak timbul gesekan yang merugikan warga Jakarta sendiri.
 
Lebih lanjut, Budi meminta para ketua kesukuan atau paguyuban yang ada di DKI Jakarta untuk turut berperan aktif dalam menjaga suasana tetap kondusif. 
Sebab, para ketua kesukuan yang ada di DKI Jakarta merupakan tokoh yang memiliki kedekatan dengan komunitas dari daerah masing-masing. 
 
"Kami meminta semua ketua kesukuan di DKI agar mengajak minimal sesama rekan dari daerah masing-masing untuk ikut menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Ibu Kota," tegasnya. 
 
Budi menambahkan, Forum Pembauran Kebangsaan DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah persatuan dan kebersamaan lintas etnis, sehingga Jakarta dapat tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan harmonis bagi seluruh warganya.
 
Melalui ajakan ini, Budi berharap, seluruh warga Jakarta dapat bersatu menjaga ketertiban, menolak provokasi, dan bersama-sama merawat fasilitas publik yang ada. Sebab, keamanan dan kenyamanan Jakarta hanya bisa terwujud jika seluruh warganya merasa bertanggung jawab. 
 
"FPK akan terus hadir sebagai mitra pemerintah dan masyarakat. Kami tidak ingin ada lagi perpecahan, apalagi konflik horizontal. Mari kita rawat kebersamaan ini karena Jakarta adalah milik kita semua," bebernya. 
 
Budi menyampaikan apresiasi terhadap langkah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama jajaran dalam merespons situasi dalam beberapa hari ini. 
 
"Mas Pram juga secara dini sudah bertakziah ke rumah duka Affan Kurniawan dan membantu sepenuhnya proses pemakaman hingga kebutuhan lain," pungkas Budi. ***

wwwwww