Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
15 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
9 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
14 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
9 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
9 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
9 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Metropolitan

DPD BPPKB DKI Jakarta Serukan Stop Anarkisme dan Jangan Mudah Terprovokasi

DPD BPPKB DKI Jakarta Serukan Stop Anarkisme dan Jangan Mudah Terprovokasi
Ketua DPD BPPKB DKI Jakarta, Adi Kurnia Setiadi beri arahan anggota. (Ist)
Senin, 01 September 2025 12:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Ketua DPD Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) DKI Jakarta, Adi Kurnia Setiadi mengajak warga Jakarta dan sekitarnya diharapkan kompak menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika sosial politik yang berkembang.

Adi mengatakan, aksi unjuk rasa masyarakat merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin Undang-Undang No 9 Tahun 1998, namun harus dilakukan secara damai serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

 
"Serta tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menunggangi aksi tersebut," kata Adi yang juga sebagai Deputi Politik dan Keamanan DPP Partai Demokrat ini, melalui keterangan tertulis, Senin (1/9).
 
Adi meminta, dalam menyampaikan pendapat di muka umum agara dapat dilakukan dengan damai dan bermartabat.
 
"Jangan sampai ada yang anarkisme, arogan, atau bahkan terjebak dalam praktik premanisme. Kita juga harus waspada agar aksi tidak ditunggangi penyusup radikal yang ingin memecah belah bangsa," tegas Adi.
 
Ia juga memberikan imbauan khusus kepada para orang tua untuk lebih menjaga dan mengawasi anak-anaknya, terutama di malam hari. 
 
"Kalau tidak ada keperluan mendesak, lebih baik putra-putri kita berada di rumah. Ini demi keselamatan mereka sekaligus untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat," terang Adi.
 
Menanggapi isu yang tengah ramai diperbincangkan, yakni gerakan "Indonesia Gelap", Adi mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi. 
 
Menurutnya, era digital membuat arus informasi begitu cepat menyebar, namun tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan.
 
"Gerakan yang awalnya muncul dari protes mahasiswa jangan sampai berubah arah karena dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab. Kita harus tetap kritis, tapi jangan terjebak pada isu-isu provokatif yang hanya merugikan bangsa," bebernya.
 
Ia menuturkan, sejumlah aktivis BPPKB Provinsi DKI Jakarta rutin melakukan roadshow ke berbagai Polsek dan Polres di wilayah Jakarta
 
BPPKB DKI Jakarta berkomitmen memperkuat sinergitas dengan TNI dan Polri untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif. 
 
"Bersama kita jaga persatuan dan kesatuan. Jangan biarkan pihak manapun memecah belah bangsa Indonesia, termasuk melakukan perusakan-perusakan fasilitas umum," pungkas Adi. ***

wwwwww