Kabar Jajaran Transjakarta Liburan ke Bali Saat Terjadi Kerusuhan Disorot Publik
![]() |
| Mantan Legislator Komisi B DPRD DKI Jakarta, Adi Kurnia Setiadi. (Ist) |
Rabu, 03 September 2025 15:07 WIB
Penulis: Azhari Nasution
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Beredarnya kabar direksi dan jajaran manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berangkat ke Bali untuk mengikuti latihan padel di tengah aksi anarkisme merusak sejumlah halte bus Transjakarta mengundang kecaman publik
"Moral pimpinan TransJakarta minus. Jakarta lagi gawat yang berujung perusakan halte-halte Transjakarta, mereka malah main padel di Bali," kata mantan Legislator Komisi B DPRD DKI Jakarta, Adi Kurnia Setiadi, dalam keterangannya, Rabu (3/9/2025).
Adi yang juga praktisi hukum ini meminta agar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung segera mengevaluasi jajaran PT Transjakarta karena kelakuan mereka telah menciderai hati rakyat.
"Pemimpin itu selain pintar juga sepatutnya berakhlak," tegasnya.
Adi menegaskan, PT Transjakarta menerima anggaran subsidi melalui public service obligation (PSO) sangat besar, mencapai Rp400 miliar per tahun.
"Itu duit APBD yang bersumber dari pajak rakyat," bebernya.
Adi juga menyebut, layanan bis Transjakarta belum maksimal meski ada penambahan rute di dalam kota, armada bus listrik, serta memperluas jangkauan Transjabodetabek.
"Masih banyak perlu perbaikan. Kerja mereka harus makin profesional," pungkas Adi.
Perlu diketahui, kuat diduga, jajaran direksi dan manajemen PT Transjakarta yang berjumlah 70 orang berangkat ke Bali menggunakan pesawat berbeda pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Adapun mereka yang berangkat ke Bali di antaranya, Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza; Direktur Keuangan, SDM dan Umum, Mayangsari Dian Irwantari; Kepala Divisi Komersial, Yunki Syailendra; Kepala Divisi Swakelola, Bayu Purbo; Direktur Operasional dan Keselamatan, Daud Joseph; serta Kepala Divisi Pelayanan, Era. ***
| Kategori | : | Internasional, DKI Jakarta |













