Dari Bos Gojek ke Menteri, Kekayaan Nadiem Kini Tersisa Rp600 Miliar Usai Jadi Tersangka
![]() |
JAKARTA – Kejaksaan Agung resmi menetapkan eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan Chromebook. Penetapan dilakukan setelah penyidik mengumpulkan keterangan dari 120 saksi dan 4 ahli, serta hasil ekspose perkara.
“Dari ekspose, telah ditetapkan tersangka baru dengan inisial NAM,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, di Gedung Bundar Jampidsus, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025).
Di tengah status hukumnya, kekayaan Nadiem kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan laporan LHKPN ke KPK, harta mantan bos Gojek itu sempat menembus Rp4,8 triliun pada 2022, sebelum kemudian menurun drastis.
Saat pertama menjabat menteri pada 2019, Nadiem tercatat memiliki harta Rp1,2 triliun. Angka itu fluktuatif, hingga pada 2023 turun menjadi Rp906 miliar, dan pada akhir masa jabatannya di 2024 kembali menyusut ke Rp600 miliar.
Adapun rincian kekayaannya terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp57,7 miliar, kendaraan mewah seperti Toyota Alphard Hybrid dan Innova Zenix dengan total Rp2,2 miliar, harta bergerak lainnya Rp752 juta, surat berharga Rp926 miliar, kas Rp77 miliar, dan harta lainnya Rp2,9 miliar. Nadiem juga tercatat memiliki utang sebesar Rp466 miliar.
Dengan rincian tersebut, total harta bersihnya kini hanya sekitar Rp600,6 miliar.
Kasus dugaan korupsi Chromebook menambah catatan kontroversial perjalanan karier Nadiem, yang sebelumnya dikenal sebagai pendiri perusahaan raksasa teknologi dan sempat masuk jajaran menteri termuda dalam kabinet. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | gelora.co |
| Kategori | : | Beladiri, DKI Jakarta |













