Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
15 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
13 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Beladiri

Dari Bos Gojek ke Menteri, Kekayaan Nadiem Kini Tersisa Rp600 Miliar Usai Jadi Tersangka

Dari Bos Gojek ke Menteri, Kekayaan Nadiem Kini Tersisa Rp600 Miliar Usai Jadi Tersangka
Jum'at, 05 September 2025 05:22 WIB

JAKARTA – Kejaksaan Agung resmi menetapkan eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan Chromebook. Penetapan dilakukan setelah penyidik mengumpulkan keterangan dari 120 saksi dan 4 ahli, serta hasil ekspose perkara.

“Dari ekspose, telah ditetapkan tersangka baru dengan inisial NAM,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, di Gedung Bundar Jampidsus, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025).

Di tengah status hukumnya, kekayaan Nadiem kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan laporan LHKPN ke KPK, harta mantan bos Gojek itu sempat menembus Rp4,8 triliun pada 2022, sebelum kemudian menurun drastis.

Saat pertama menjabat menteri pada 2019, Nadiem tercatat memiliki harta Rp1,2 triliun. Angka itu fluktuatif, hingga pada 2023 turun menjadi Rp906 miliar, dan pada akhir masa jabatannya di 2024 kembali menyusut ke Rp600 miliar.

Adapun rincian kekayaannya terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp57,7 miliar, kendaraan mewah seperti Toyota Alphard Hybrid dan Innova Zenix dengan total Rp2,2 miliar, harta bergerak lainnya Rp752 juta, surat berharga Rp926 miliar, kas Rp77 miliar, dan harta lainnya Rp2,9 miliar. Nadiem juga tercatat memiliki utang sebesar Rp466 miliar.

Dengan rincian tersebut, total harta bersihnya kini hanya sekitar Rp600,6 miliar.

Kasus dugaan korupsi Chromebook menambah catatan kontroversial perjalanan karier Nadiem, yang sebelumnya dikenal sebagai pendiri perusahaan raksasa teknologi dan sempat masuk jajaran menteri termuda dalam kabinet. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww