Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
9 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
4
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
10 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
5
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
Ekonomi
14 jam yang lalu
‎Bank Jakarta Banjir Pembukaan Rekening, Dana Rp5 Miliar Terhimpun di FinFest
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
8 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  PON

Ekonom dan Politisi Senior Arif Budimanta Tutup Usia, Jejak Panjang di Politik dan Akademisi

Ekonom dan Politisi Senior Arif Budimanta Tutup Usia, Jejak Panjang di Politik dan Akademisi
Arif Budimanta Sebayang, ekonom sekaligus Staf Khusus Bidang Ekonomi Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Sabtu, 06 September 2025 08:01 WIB

JAKARTA – Dunia politik dan ekonomi Indonesia kehilangan salah satu tokohnya. Arif Budimanta Sebayang, ekonom sekaligus Staf Khusus Bidang Ekonomi Presiden ke-7 RI Joko Widodo, meninggal dunia pada Sabtu (6/9/2025) pukul 00.06 WIB di Jakarta.

Kabar duka itu disampaikan langsung oleh keluarga. Jenazah disemayamkan di rumah duka kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.

“Mohon doa agar beliau diampuni segala dosa, dilapangkan kuburnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” demikian pernyataan pihak keluarga.

Arif Budimanta lahir di Medan, Sumatra Utara, 15 Maret 1968. Perjalanan hidupnya penuh dengan peran di bidang politik, akademisi, hingga organisasi masyarakat. Ia pernah menjadi Anggota DPR RI periode 2009–2014 dari PDI Perjuangan, Ketua DPP PDIP (2005–2010), hingga Wakil Ketua Fraksi PDIP di MPR (2009–2013).

Selain karier politik, Arif aktif sebagai akademisi dan penulis. Sejumlah buku lahir dari tangannya, di antaranya Indonesia Masa Kini, Masa Depan dalam Membangun Kemandirian Indonesia (1994), hingga Corporate Social Responsibility: Jawaban bagi Model Pembangunan di Indonesia Masa Kini (2004).

Arif juga tercatat sebagai dosen Magister Keuangan Syariah ITB Ahmad Dahlan Jakarta. Di kancah internasional, ia memperdalam ilmu keuangan di University of Chicago, Harvard Business School, dan mengikuti program ASEAN-ROK Next Generation Opinion Leaders.

Pada 2019, Presiden Jokowi menunjuk Arif sebagai salah satu staf khusus presiden bidang ekonomi. Ia dipercaya memberikan masukan strategis, termasuk dalam isu ekonomi syariah dan pembangunan inklusif. Atas kiprahnya, pada 2024 ia menerima penghargaan Bintang Jasa Pratama dari Presiden Jokowi.

Meski aktif di dunia akademik dan politik, nama Arif sempat muncul di publik saat dipanggil KPK pada April 2025 sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Namun, keterangannya saat itu sebatas dimintai klarifikasi penyidik.

Kini, kepergian Arif Budimanta meninggalkan jejak panjang dedikasi di dunia politik, akademik, dan gagasan ekonomi nasional. Doa dari kolega, murid, hingga masyarakat terus mengalir untuk almarhum. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Kategori:PON, DKI Jakarta
wwwwww