Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
15 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
9 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
10 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
15 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
9 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
9 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Home  /  Berita  /  Olympic

Banjir Landa Denpasar hingga Jembrana, BNPB Kerahkan 600 Personel Bantu Evakuasi dan Pemulihan

Banjir Landa Denpasar hingga Jembrana, BNPB Kerahkan 600 Personel Bantu Evakuasi dan Pemulihan
Kamis, 11 September 2025 11:37 WIB

DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali resmi menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama sepekan pascabanjir yang merendam sejumlah wilayah pada Rabu (10/9/2025). Keputusan ini diambil setelah rapat koordinasi bersama BNPB, TNI-Polri, dan sejumlah lembaga terkait di rumah dinas Gubernur Bali.

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menjelaskan bahwa status darurat diperlukan untuk mempercepat distribusi bantuan dari pusat. “Awalnya direncanakan dua minggu, tapi karena sifat bencana tidak terlalu besar, cukup satu minggu saja. Setelah itu langsung masuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.

Hingga kini, ratusan warga masih mengungsi di empat daerah terdampak paling parah: Denpasar, Jembrana, Gianyar, dan Badung. Bantuan logistik seperti selimut, matras, dan paket sembako telah disalurkan, disusul kebutuhan tambahan berupa pompa air dan genset. “Semua kebutuhan masyarakat terdampak akan dilengkapi secara bertahap,” kata Suharyanto.

BNPB memastikan pemerintah pusat akan menanggung perbaikan rumah warga. “Yang rusak berat akan diganti penuh oleh pemerintah, sementara yang rusak sedang dan ringan akan dibantu perbaikannya,” tambahnya. 

Tak hanya bantuan material, 400–600 personel gabungan TNI-Polri, relawan, dan aparat pemerintah diturunkan untuk membersihkan puing dan lumpur sisa banjir. Mereka menggunakan peralatan ringan hingga alat berat di sejumlah titik kritis.

Dengan status tanggap darurat ini, pemerintah berkomitmen agar pemulihan Bali tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pemulihan kehidupan masyarakat. “Kita pastikan warga terdampak tidak dibiarkan sendiri. Semua akan ditangani dengan cepat,” tutup Suharyanto. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:Olympic, Bali
wwwwww