Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
11 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
10 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Nusantara

Senator Dailami Dorong KBT Jadi Destinasi Wisata, Olahraga Air dan Budaya

Senator Dailami Dorong KBT Jadi Destinasi Wisata, Olahraga Air dan Budaya
Senator DPD RI, Dailami Firdaus. (Ist)
Sabtu, 13 September 2025 16:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta, Dailami Firdaus, mendorong optimalisasi Kanal Banjir Timur (KBT) di kawasan Jakarta Timur agar bukan hanya sebagai infrastruktur pengendali banjir, tetapi juga menjadi destinasi wisata, olahraga air, dan kegiatan budaya.

Menurut Dailami, KBT memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang publik yang multifungsi. Sebab, dengan panjang kanal mencapai 23,5 kilometer, kawasan ini bisa dijadikan pusat aktivitas masyarakat sekaligus menumbuhkan sektor ekonomi kreatif di sekitarnya.

 
"Kanal Banjir Timur jangan hanya dipandang sebagai saluran pengendali banjir. Jika dikelola dengan baik, KBT bisa menjadi destinasi wisata, pusat olahraga air seperti dayung, kano, maupun jetski ramah lingkungan, serta ruang terbuka untuk kegiatan seni dan budaya masyarakat," kata Dailami, dalam sambutannya digiat pelaksanaan Festival Dayung Siswa Pecinta Alam (Sispala) DKI Jakarta, di Pintu 1 KBT, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (13/9/2025).
 
Dailami menambahkan, aktivasi KBT sebagai ruang publik akan memberikan manfaat ganda. Selain tetap berfungsi sebagai pengendali banjir, kawasan ini akan menghadirkan ruang hijau yang representatif, meningkatkan kualitas hidup warga, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
 
Ia menekankan pentingnya sinergitas antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, pemerintah pusat, swasta, dan masyarakat dalam merealisasikan gagasan ini. 
 
"Jakarta membutuhkan ikon baru yang ramah lingkungan, menghidupkan kearifan lokal, dan mendukung pariwisata berkelanjutan. Kanal Banjir Timur bisa menjadi salah satu jawaban jika kita serius menatanya," tegasnya.
 
Dailami menginginkan adanya panggung atau amphitheater di kawasan KBT yang bisa menjadi sarana pentas seni budaya secara rutin, terutama di akhir pekan.
 
"KBT ini banyak dikunjungi masyarakat saat malam akhir pekan, di situ bisa dipentaskan seni dan budaya Betawi. Sehingga, seniman-seniman Betawi punya ruang ekspresi yang memadai," ucapnya.
 
Wakil Ketua Dewan Pembina Sispala Jakarta ini menambahkan, aktivasi KBT dengan melibatkan generasi muda, baik pelajar maupun mereka yang tergabung dalam komunitas tentu sangat baik.
 
"Kegiatan seperti lomba dayung ini sangat positif. Selain promosi KBT sebagai destinasi juga menciptakan suasana kondusif di masyarakat. Kami di DPD tentu siap mendukung dan berkolaborasi dengan Pemkot, khususnya bersama Wali Kota Jakarta Timur," pungkas Dailami. ***

Kategori:Nusantara
wwwwww