Muhammad Idris Sebut RDF Rorotan Solusi Sampah Bermanfaat Luar Biasa
![]() |
| Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Muhammad Idris. (Ist) |
Jum'at, 19 September 2025 05:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Muhammad Idris, menegaskan pembangunan Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara, menjadi salah satu solusi terbaik mengatasi persoalan sampah di Ibukota. Menurutnya, meski menuai pro dan kontra, keberadaan RDF sangat dibutuhkan mengingat Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang sudah tidak lagi mampu menampung volume sampah.
"Pada prinsipnya, terkait RDF, apapun bentuknya pasti ada pro dan kontra. Banyak orang berpikir negatif karena proyek pengolahan sampah ini dibangun dengan anggaran yang besar. Padahal manfaatnya luar biasa," kata Idris, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (18/9/2025) malam.
Idris menilai, kondisi TPST Bantar Gebang yang kini menyerupai gunung sampah menjadi bukti Jakarta membutuhkan teknologi pengolahan berkelanjutan. RDF, kata dia, dapat mengubah sampah menjadi energi listrik.
"Coba kita tengok Bantar Gebang, sudah tidak lagi mampu menampung. Solusi terbaik adalah RDF. Walaupun saya pastikan tidak semua warga setuju, tapi proyek ini sangat penting. RDF berguna menghasilkan listrik dari sampah dengan teknologi yang akan digunakan," tegasnya.
Meski mendukung penuh, politis partai Nasdem itu menekankan DPRD DKI tetap akan menjalankan fungsi pengawasan dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan persiapan RDF berjalan sesuai rencana.
"DPRD DKI tentu memiliki fungsi pengawasan. Kami akan turun langsung meninjau sejauh mana persiapan RDF ini," tegasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan perbaikan fasilitas RDF Rorotan sudah memasuki tahap akhir finalisasi sebelum dioperasikan penuh. Hal ini disampaikan usai memimpin upacara Hari Perhubungan Nasional 2025 di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).
"Untuk RDF Rorotan, kemarin kami juga merapatkan itu. Sekarang sudah finalisasi di akhir untuk commissioning-nya dan sudah dilakukan dialog dengan masyarakat," ucap Pramono.
Ia menambahkan, pemerintah akan melibatkan warga sekitar dalam proses akhir ujicoba, sekaligus telah melakukan perbaikan teknologi untuk mengatasi bau dan polusi udara yang sebelumnya menjadi keluhan utama.
"Tentunya apa yang menjadi keluhan, kita tangani secara teknologi. Kita pasang beberapa deodorizer. Mudah-mudahan ini akan membuat RDF Rorotan bisa berjalan dengan baik," pungkas Pram. ***
| Kategori | : | SEA Games, DKI Jakarta |













