Jamaah Haji Jadi Korban Polemik Kuota, Publik Desak KPK Usut Tuntas
![]() |
| Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas diduga lakukan pertemuan dengan pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Mansyur dan sejumlah pengusaha biro perjalanan haji dan umrah di Kantor Maktour Jakarta pada 2024. (foto: istimewa/inilah.com) |
Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Praswad Nugraha, menyebut kasus ini menyentuh kepentingan jamaah langsung. Ia menegaskan KPK tidak boleh ragu menetapkan tersangka bila alat bukti sudah cukup.
"Kalau bukti dan keterangan saksi sudah jelas, tidak ada alasan untuk menunda. Jamaah pasti mendukung penuh agar KPK segera bertindak," katanya, Kamis (25/9/2025).
Kontroversi ini mencuat setelah beredar foto pertemuan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dengan pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, serta sejumlah pengusaha travel lain. Pertemuan itu disebut-sebut berlangsung sebelum keputusan pembagian kuota tambahan diumumkan.
Bagi jamaah reguler, keputusan membagi rata kuota tambahan dianggap merugikan. "Kami sudah menunggu belasan tahun untuk berangkat haji. Kalau kuotanya dipotong, antrean makin panjang," ujar seorang calon jamaah asal Jawa Tengah.
Di sisi lain, Fuad Hasan Masyhur membantah tuduhan bahwa pertemuan tersebut membahas kuota. Ia menegaskan, pertemuan yang fotonya beredar itu hanya silaturahmi biasa ketika Yaqut sudah tidak lagi menjabat. "Beliau datang, silaturahmi. Tidak ada pembahasan kuota," ucapnya.
Meski demikian, foto yang memperlihatkan Yaqut bersama sejumlah bos travel di Wisma Maktour, Jakarta Timur, tetap menimbulkan pertanyaan. Apalagi, keputusan pembagian kuota saat itu dinilai bertentangan dengan UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
Desakan publik agar KPK mengusut kasus ini semakin kuat. Bagi para calon jamaah yang sudah menunggu bertahun-tahun, transparansi dan keadilan menjadi harapan utama. "Kami ingin kepastian, jangan sampai hak jamaah reguler dikurangi karena permainan kebijakan," kata seorang jamaah lain. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | Inilah.com |
| Kategori | : | PON, Nasional, Voli, Metropolitan, Beladiri |













