Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
12 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
12 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
7 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
7 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
6 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
7 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Home  /  Berita  /  Olympic

Cekcok Soal COD Rp30 Ribu, Pria Bekasi Aniaya Kurir dengan Pedang

Cekcok Soal COD Rp30 Ribu, Pria Bekasi Aniaya Kurir dengan Pedang
Irsyad Dulanam (22), kurir ekspedisi di Bekasi, mengalami luka akibat sabetan pedang saat mengantarkan sekaligus menagih barang dengan sistem cash on delivery (COD) kepada seorang pelanggan. (foto: Dok. kumparan)
Sabtu, 27 September 2025 18:55 WIB

BEKASI – Peristiwa tragis menimpa seorang kurir ekspedisi di Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Hanya gara-gara paket COD senilai Rp30 ribu, pria pemesan barang tega menyerang kurir dengan pedang hingga korban terluka di tangan dan perut.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan kasus tersebut. Ia menyebut pelaku kini kabur usai kejadian. “Dari keterangan keluarga, pelaku pergi meninggalkan rumah sekitar pukul 14.00 WIB dan tidak diketahui keberadaannya. Kami imbau agar menyerahkan diri atau akan diburu sampai dapat,” tegas Braiel, Sabtu (27/9/2025).

Korban, Irsyad, menjelaskan keributan berawal saat ia meminta pembayaran COD. Karena pelaku tidak memiliki uang tunai, Irsyad menawarkan pembayaran digital melalui QRIS. Namun, pelaku menolak dan bersikeras ingin menunda pembayaran.

“Saya tawarkan ke QRIS, tapi dia enggak mau. Saya minta transfernya sekarang, jangan nanti, karena sebelumnya dia pernah menunda pembayaran, dan saya yang harus menalangi,” ujar Irsyad di Polres Metro Bekasi Kota.

Tak terima, pelaku marah-marah, memaki, lalu mengusir Irsyad. Puncaknya, ia mengambil pedang jenis mandau dan menyabetkan ke arah korban hingga melukai tangan dan perut.

Usai kejadian, Irsyad segera menjalani visum di RSUD Kota Bekasi dan membuat laporan resmi ke Polres Metro Bekasi Kota. Polisi kini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kumparan.com
Kategori:Olympic, DKI Jakarta
wwwwww