Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
13 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
13 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
11 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
6 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Home  /  Berita  /  Olympic

Ricuh Muktamar X PPP di Ancol, Dua Kader Jalani Operasi Akibat Pukulan dan Lempar Kursi

Ricuh Muktamar X PPP di Ancol, Dua Kader Jalani Operasi Akibat Pukulan dan Lempar Kursi
Minggu, 28 September 2025 21:20 WIB

JAKARTA – Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025), berubah jadi ajang baku hantam. Ricuh yang diwarnai lemparan kursi dan adu pukul itu membuat tiga kader partai terpaksa mendapat perawatan medis.

Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, mengungkapkan dua kader mengalami luka berat dan kini dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

“Satu kader mengalami sobek pada bibir hingga giginya terdampak, satu lagi mengalami sobek di pelipis dan retak rahang bagian atas,” jelasnya, Minggu (28/9/2025).

Dua korban luka berat itu harus naik meja operasi. Sementara satu kader lain hanya mengalami luka ringan dan ditangani di rumah sakit daerah.

Kericuhan dalam forum yang seharusnya menjadi wadah musyawarah ini menambah daftar panjang konflik internal di tubuh PPP. Hingga kini, pemicu bentrokan masih simpang siur dan belum ada klarifikasi resmi dari panitia muktamar.

Bagi publik, insiden ini mencoreng wajah partai yang mengusung nama persatuan. Alih-alih menjadi ruang konsolidasi gagasan politik, muktamar justru berakhir dengan aksi kekerasan yang memakan korban dari kadernya sendiri. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Olympic, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww