Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
12 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
11 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
11 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
10 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Umum

Oknum Kepsek dan Guru di Banten Diduga Tinggalkan Kelas Demi Karaoke

Oknum Kepsek dan Guru di Banten Diduga Tinggalkan Kelas Demi Karaoke
Viral video oknum kepala sekolah (Kepsek) dan guru SD Negeri 2 Ciodeng, Pandeglang, Banten diduga asyik berkaraoke saat jam belajar sekolah. (tangkapan layar/tribun banten)
Minggu, 28 September 2025 20:59 WIB

PANDEGLANG – Dunia pendidikan di Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali tercoreng setelah beredar video oknum kepala sekolah dan seorang guru SD Negeri 2 Ciodeng yang diduga asyik berkaraoke saat jam belajar. Video tersebut viral di media sosial dan menuai kritik dari masyarakat.

Dalam rekaman yang beredar, keduanya tampak masih mengenakan seragam dinas lengkap. Mereka berpegangan tangan sambil bernyanyi di depan sebuah smart TV yang dijadikan alat karaoke. Belum diketahui apakah keduanya memiliki hubungan keluarga atau tidak. 

Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Pandeglang, Nono Suparno, membenarkan adanya insiden tersebut. “Iya benar. Tapi sudah ditangani oleh bidang terkait di internal,” ujarnya, Minggu (28/9/2025).

Meski begitu, Nono mengaku belum bisa menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut. “Saya belum tahu progresnya seperti apa dan sejauh mana. Coba tanya ke bidang BPK,” ucapnya. 

Hingga kini, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (BPK) Disdikpora Pandeglang belum merespons terkait langkah yang diambil.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan disiplin tenaga pendidik di daerah. Publik pun mendesak adanya transparansi penanganan agar peristiwa serupa tidak terulang, sekaligus memastikan fokus guru kembali ke ruang kelas, bukan pada aktivitas di luar tugas mengajar. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompas.com
Kategori:Umum, DKI Jakarta, Banten
wwwwww