Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Shinar Zahra Berjaya di International Junior Championships 2025

Shinar Zahra Berjaya di International Junior Championships 2025
Petenis Indonesia, Shinar Zahra Shukayna Heriyadi Sunggoro dan Daniella Clara Suryapranata. (Ist)
Minggu, 12 Oktober 2025 18:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Unggulan teratas, Shinar Zahra Shukayna Heriyadi Sunggoro (17) memenangi gelar juara tunggal putri Turnamen Tenis Deddy Tedjamukti International Junior Championships 2025. Pada final yang berlangsung di lapangan The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Minggu (12/10/2025), Shinar unggul atas sesama wakil Indonesia, Daniella Clara Suryapranata (17) dengan skor 6-4, 6-4.

“Ini pertemuan paling seru lawan Clara. Kami sama-sama bisa bermain lepas, mengeluarkan seluruh kemampuan,” ujar Shinar yang tak terkalahkan dalam tiga pertemuan dengan rekan se-klub di Sportama Tennis Institute Jakarta ini.

Sehari sebelumnya, Shinar juga menyikat gelar juara ganda, berpasangan dengan petenis Malaysia, Daania Daniella Hazli. Unggulan pertama itu menang atas duet gado-gado Indonesia dan Thailand, Gwen Emily Kurniawan /Pimlaphat Lim 6-7(4), 6-4, 10-8.

Sementara itu, M. Alfaradu Sumirat kembali harus puas hanya berada di posisi runner up turnamen ITF J30 Jakarta ini. Andalan Indonesia itu terpaksa mengakui keunggulan Geonhyung Kim dari Korea Selatan. Alfa kalah rubber set dari unggulan kedua itu 0-6, 7-5, 0-6. Kegagalan ketiga Alfa dalam final ajang seri ITF World Tennis Tour Juniors sepanjang tahun ini.

Beruntung, kubu tuan rumah masih kebagian gelar juara ganda putra. Pada babak pamungkas, Sabtu (11/10), Rafalentino Ali Da Costa /Mouressi Muqorib menang atas Brandon Duan (AS) /Heran Zhang (China) 6-3, 6-1.

ITF J30 Jakarta ini adalah ajang yang dihelat Sportama Tennis Institute, merupakan seri penutup dari tujuh turnamen junior internasional yang bergulir di Tanah Air. Sejak tahun lalu, ajang ini didedikasikan untuk mengenang mendiang Deddy Tedjamukti, pelatih nasional yang meninggal setelah bergulat dengan kanker.

Tahun ini, bekerjasama dengan Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI), juga menggelar Coaching Clinic oleh mantan petenis putri nasional seperti Angelique Widjaja, Sandy dan Beatrice Gumulya, serta Lavinia Tananta. ***

wwwwww