Menpora Erick Thohir Lepas Kontingen AYG dan ISG 2025
![]() |
| Menpora Erick Thoir dan Raja Sapta Oktohari bersam atlet yang akan berlaga di AYG dan ISG 2025. (NOC Indonesia) |
Penulis: Azhari Nasution
"Saya melaporkan ke Bapak Presiden Prabowo bahwa hari ini kita ada pelepasan atlet. Bapak Presiden kirim salam ke semua yang akan berangkat dan jagalah nama bangsa Indonesia," kata Erick.
Kontingen Indonesia untuk Asian Youth Games 2025 diperkuat 123 atlet dan 51 pelatih. Mereka akan berkompetisi dalam 21 cabang olahraga (cabor) dari total 26 cabor yang dipertandingkan. Adapun delegasi untuk Islamic Solidarity Games 2025 jauh lebih ramping, yakni 38 atlet (21 putri dan 17 putra). Mereka akan tampil dalam enam cabor, enam disiplin, dan 48 nomor pertandingan.
"Kalian ada simbol bangsa kita. Artinya, ketika kita berangkat ke sana, kalian harus menyatakan diri bahwa kalian yang terbaik yang dipilih oleh bangsa ini. Jangan jadi beban, tetapi buktikan di setiap pertandingan," ujar Erick.
Asian Youth Games 2025 akan berlangsung pada 22-31 Oktober 2025 di Manama, Bahrain, sedangkan Islamic Solidarity Games 2025 digelar di Riyadh, Arab Saudi pada 7-21 November 2025.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa kedua ajang ini akan dimanfaatkan sebagai diplomasi, terutama adanya penampilan cabor pencak silat.
"Tadinya tidak ada, tetapi atas perintah langsung dari Presiden selaku Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia, akhirnya kedua negara penyelenggara bersedia mengadakan pencak silat sebelum kegiatan dimulai," katanya.
Asian Youth Games tahun ini merupakan edisi ketiga sejak pertama kali digelar pada 2009. Dalam edisi terakhir 2013 lalu di China, Indonesia mengamankan lima medali (satu emas, dua perak, dan dua perunggu).
Sementara itu, Islamic Solidarity Games 2025 merupakan edisi keenam sejak dimulai pada 2005. Indonesia pernah menjadi tuan rumah pada edisi 2013 yang berlangsung di Palembang. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













