Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
12 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
13 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Voli

Di Forum Pertemuan Pramuka Arab, Prof. Niam Tegaskan Pentingnya Pelibatan Anak Muda

Di Forum Pertemuan Pramuka Arab, Prof. Niam Tegaskan Pentingnya Pelibatan Anak Muda
Prof. Asrorun Ni’am Sholeh saat menghadiri Forum Pertemuan Pramuka Arab. (Kemenpora)
Senin, 20 Oktober 2025 22:18 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUWAIT CITY - Staf Ahli Bidang Inovasi Kepemudaan dan Keolahragaan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang juga Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Prof. Asrorun Ni’am Sholeh, menegaskan pentingnya pelibatan generasi muda lintas negara untuk memperkuat kohesi sosial dan membangun komitmen bersama dalam mewujudkan perdamaian dunia.

"Di tengah dinamika geopolitik yang tidak menentu dan pesatnya perkembangan teknologi digital, peran pemuda sangat strategis sebagai katalisator dan pemersatu bangsa-bangsa. Karena itu, perlu adanya forum-forum pemuda dalam kegiatan pramuka agar semangat kebersamaan dapat tumbuh sejak dini,” ujar Prof. Ni’am dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Persatuan Pramuka Arab di Hotel Millenium, Kuwait City, Senin (20/10/2025).

Indonesia, melalui Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, memperoleh kehormatan menjadi Tamu Khusus dalam pertemuan tersebut yang merupakan rangkaian kegiatan Muktamar Pramuka Arab 2025. Selain Indonesia, Portugal juga hadir sebagai tamu undangan khusus.

Pertemuan ini membahas peningkatan peran generasi muda sebagai pelopor perdamaian di tengah situasi global yang penuh tantangan. Prof. Ni’am menekankan bahwa dialog semacam ini sangat penting sebagai ruang pertukaran gagasan dan pembentukan jejaring antarnegara.

"Pertemuan semacam ini penting untuk membangun kesepahaman dan kebersamaan dalam membahas isu-isu regional dan global dengan pendekatan kemanusiaan. Kontak people-to-people menjadi sarana efektif untuk merajut solidaritas dan persaudaraan antarbangsa, guna memperkuat komitmen terhadap perdamaian dunia serta kerja sama di bidang sosial, ekonomi, dan kebudayaan,” jelas Prof. Ni’am.

Lebih lanjut, Prof. Ni’am menambahkan bahwa forum ini juga menjadi wadah konsolidasi bagi negara-negara anggota untuk menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan bangsa-bangsa yang masih menghadapi penjajahan, khususnya perjuangan rakyat Palestina.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya kolaborasi antarpenanggung jawab kepramukaan di setiap negara untuk memperluas ruang partisipasi generasi muda dalam kegiatan dan pengambilan keputusan organisasi.

Pertemuan ini diikuti oleh 21 negara, terdiri atas 19 negara anggota Persatuan Pramuka Arab—antara lain Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Mesir, Qatar, Tunisia, Maroko, Uni Emirat Arab, Yordania, Aljazair, Palestina, Sudan, Irak, Libya, Yaman, Mauritania, Somalia, dan Oman—serta dua negara tamu khusus, yakni Indonesia dan Portugal.

Kehadiran Indonesia sebagai tamu kehormatan menunjukkan pengakuan terhadap peran aktif Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda, memperkuat diplomasi kemanusiaan, dan mendorong kolaborasi internasional untuk mewujudkan perdamaian dunia. ***

wwwwww