Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
20 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
14 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
18 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
15 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
14 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Nasabah Mekaar di Malang Diberi Pembiayaan Renovasi Rumah Usaha

Nasabah Mekaar di Malang Diberi Pembiayaan Renovasi Rumah Usaha
PNM bersama Kementerian PKP RI beri bantuan pembiayaan perumahan bagi nasabah Mekaar di Malang, Jawa Timur. (Ist)
Senin, 20 Oktober 2025 19:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG- Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengungkapkan, sekitar 30 persen dari total 890 ribu warga Kota Malang belum memiliki rumah sendiri. Artinya, sekitar 200 ribu jiwa masih belum memiliki hunian layak.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait mendorong seluruh pihak, baik pemerintah daerah, badan usaha, maupun asosiasi pengembang perumahan, untuk berkolaborasi dalam penyediaan tiga juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat agar tidak lagi terjerat pinjaman dari rentenir.

 
Dalam acara bertajuk Percepatan Capaian Rumah Rakyat Program Pemerintah dan Pembiayaan Mikro Perumahan Melawan Rentenir yang digelar di Kota Malang, Maruarar menegaskan pentingnya program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto dalam menyediakan rumah yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.
 
Ia juga berdialog langsung dengan para nasabah binaan PNM Mekaar penerima pembiayaan untuk mendengar bagaimana program ini berkontribusi meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpendapatan rendah.
 
"Untuk menghindari pinjaman dari rentenir, kita sediakan KUR Perumahan dengan bunga hanya enam persen," kata Maruarar, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (20/10/2025).
 
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah, Menteri PKP RI secara simbolis menyerahkan pencairan pembiayaan mikro perumahan kepada sepuluh perempuan prasejahtera yang merupakan nasabah PNM Mekaar. 
 
Para penerima manfaat tampak antusias dan bahagia saat menerima bantuan pembiayaan dengan bunga terjangkau tersebut.
 
Salah satu penerima manfaat, Mujiati mengaku sangat bersyukur mendapatkan kesempatan tersebut.
 
"Saya tidak sabar ingin segera memperbaiki dapur supaya bisa masak lebih nyaman. Mudah-mudahan penghasilan saya juga ikut meningkat," harapnya.
 
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperluas manfaat bagi nasabahnya melalui kolaborasi strategis dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) lewat program Mekaar Home. 
 
Program ini menjadi solusi pembiayaan mikro perumahan bagi nasabah PNM Mekaar, yang ingin merenovasi rumah sekaligus menggunakannya sebagai tempat usaha atau kegiatan ekonomi produktif.
 
Sejak diluncurkan, Mekaar Home mendapat sambutan positif dari nasabah di berbagai daerah, termasuk di Kota Malang. Hingga kini, lebih dari 700 nasabah PNM Mekaar di Malang telah memanfaatkan program ini dan merasakan kemudahan proses pencairan, syarat ringan, serta layanan cepat.
 
Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi menegaskan, pembiayaan mikro perumahan menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah sekaligus membantu nasabah Mekaar menaikkan kelas usahanya.
 
"Ini bagian dari tugas kami untuk mendukung program pemerintah. Kami akan terus berkontribusi bagi masyarakat yang belum memiliki kelayakan papan, agar ke depan bisa menempati rumah yang lebih layak," tegasnya.
 
Menurutnya, program Mekaar Home menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pemberdayaan perempuan prasejahtera yang berkelanjutan. 
 
"Pembiayaan mikro ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga sosial, dengan mendorong nasabah agar hidup lebih produktif, mandiri, dan terbebas dari jeratan pinjaman informal yang merugikan," pungkas Arief. ***

wwwwww