Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
16 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
20 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
17 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
21 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
16 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Voli

Satu Tahun Kabinet Prabowo-Gibran, Tiga Menteri ini Dinilai Berkinerja Terbaik

Satu Tahun Kabinet Prabowo-Gibran, Tiga Menteri ini Dinilai Berkinerja Terbaik
Direktur Eksekutif IPR, Iwan Setiawan, (Dok.Pribadi)
Senin, 20 Oktober 2025 14:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai ada tiga menteri dalam Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menunjukkan kinerja terbaik berdasarkan hasil berbagai survei publik satu tahun pemerintahan berjalan.

Menurut Iwan, secara umum tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo masih sangat positif, bahkan berada di atas 80 persen. Namun di antara para pembantu presiden, terdapat tiga nama menteri yang konsisten menempati posisi teratas dalam persepsi publik.

“Yang pertama adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Saya kira Tito memang layak masuk dalam jajaran menteri dengan kinerja baik,” ujar Iwan Setiawan.

Iwan menjelaskan, Tito Karnavian banyak mendapat penugasan khusus dari Presiden Prabowo, termasuk mengendalikan inflasi hingga level daerah. Tugas itu menuntut kerja lintas kementerian di bidang infrastruktur, pangan, keuangan daerah, dan pengendalian inflasi.

Selain itu, Tito juga berperan penting menjaga inflasi tetap berada di kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen. Menurut Iwan, tingkat tersebut menjadi titik keseimbangan agar produsen dan konsumen sama-sama diuntungkan.

Tito juga dinilai berhasil mendorong pelibatan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program unggulan Presiden Prabowo, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat.

“Pemerintah daerah memang perlu dilibatkan dalam pelaksanaan MBG di daerah. Karena mereka yang paling tahu kondisi teknis di lapangan, termasuk budaya dan pangan lokal yang sering dikonsumsi warga setempat,” ujar Iwan.

Nama kedua yang disebut Iwan adalah Menteri Keuangan Purbaya, yang baru efektif menjabat selama satu bulan namun sudah mendapat penilaian positif dari publik.

“Cukup mengejutkan karena baru dilantik, tetapi langsung memberikan warna baru di kabinet. Gaya koboinya menarik perhatian masyarakat dan menjadi pembicaraan publik,” katanya.

Menurut Iwan, langkah dan kebijakan yang diambil Purbaya dinilai memberi angin segar, karena tampil sebagai antitesis dari gaya kepemimpinan Menkeu sebelumnya, Sri Mulyani.

Sementara itu, menteri ketiga yang dinilai memiliki performa baik adalah Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

“Performanya memang bagus, bahkan menjadi salah satu andalan Presiden Prabowo. Selalu tampil di depan dan gercep,” ucap Iwan.

Iwan menambahkan, hasil berbagai survei yang beredar belakangan ini dapat menjadi cerminan performa kinerja para menteri di mata publik.

"Evaluasi ini juga penting bagi Presiden Prabowo dan jajaran kabinet untuk memperkuat kinerja pemerintahan ke depan," pungkasnya. ***

wwwwww