Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Voli

Ketua FBJ Sebut Lima Kandidat Kuat Pengganti Marullah Matali sebagai Sekda DKI

Ketua FBJ Sebut Lima Kandidat Kuat Pengganti Marullah Matali sebagai Sekda DKI
Ketua Forum Bersama Jakarta, Budi Siswanto. (Ist)
Selasa, 21 Oktober 2025 13:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Menjelang masa pensiun Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali pada akhir November 2025, sejumlah nama pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mulai mencuat sebagai calon pengganti. Dari sekitar 20 pejabat Eselon II yang memenuhi syarat, lima di antaranya dinilai paling layak menduduki kursi Sekda yang merupakan jabatan Eselon IA.

Ketua Forum Bersama Jakarta (FBJ), Budi Siswanto menilai, kelima sosok tersebut memiliki kapasitas dan pengalaman birokrasi yang mumpuni. Mereka adalah Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekdaprov DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim,; Asisten Pemerintahan Sekdaprov DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko; Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin; Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin; dan Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto.

 
"Dari sekitar 18 hingga 20 pejabat yang memenuhi syarat, setelah saya dicermati hanya lima orang yang benar-benar menonjol. Kelimanya punya pengalaman dan rekam jejak kepemimpinan yang kuat di pemerintahan," kata Budi, Selasa (21/10/2025).
 
Pria yang akrab disapa BS ini menjelaskan, figur Sekda ideal tidak hanya diukur dari kepangkatan dan pengalaman teknis semata, tetapi juga kemampuan menjalin komunikasi lintas sektor. 
 
"Sekda harus luwes, diterima semua kalangan, baik legislatif, kementerian, aktivis perkotaan, maupun masyarakat bawah," tegasnya.
 
Menurut BS, pengalaman pamong seperti pernah menjadi lurah, camat, atau wali kota merupakan nilai tambah penting. Hal itu menunjukkan kemampuan calon Sekda dalam memahami persoalan masyarakat, sekaligus mengelola birokrasi di tingkat akar rumput.
 
Dia menambahkan, hingga kini belum ada tanda-tanda atau “sinyal” khusus dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengenai siapa yang akan dipilih untuk menduduki jabatan strategis tersebut. 
 
"Sejauh ini Pak Pram belum memberikan sinyal apa pun, bahkan staf khusus gubernur pun belum tahu siapa sosok yang paling diinginkan," jelasnya.
 
Sebagai relawan yang turut mendukung pasangan Pramono-Rano dalam Pilkada DKI Jakarta 2024, ia berharap, gubernur dapat menunjuk figur terbaik yang mampu mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global.
 
"Saya yakin Mas Pram akan memilih sosok yang paling tepat untuk menjadi top manager ASN di Pemprov DKI agar kinerja pemerintahan tetap solid dan pembangunan Jakarta berjalan maksimal," pungkasnya. ***

Kategori:Voli, DKI Jakarta
wwwwww