Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
15 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
12 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
11 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Nasional

Manimbang Kahariady Dorong Revolusi Pertanian Lewat Kolaborasi Blockchain dan AI

Manimbang Kahariady Dorong Revolusi Pertanian Lewat Kolaborasi Blockchain dan AI
lahan Pertanian padi. (Ilustrasi/Ist)
Jum'at, 24 Oktober 2025 16:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menggelar Webinar Nasional bertema “Swasembada Pangan dengan Artificial Intelligence, Big Data dan Blockchain” pada Jumat (24/10/2025).

Acara ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan luring di Kantor DPN HKTI, diikuti peserta dari DPN dan DPD HKTI seluruh Indonesia.

Wakil Ketua Umum Bidang Litbang dan Kajian Strategis, Manimbang Kahariady, dalam sambutannya sebelum acara dimulai menyampaikan bahwa tujuan webinar ini adalah untuk memantapkan konsolidasi organisasi berbasis pelaksanaan program kerja bidang.

Ia menekankan pentingnya kejelasan tugas dan fungsi setiap bidang agar dapat berkontribusi terhadap kelancaran konsolidasi secara nasional.

Manimbang Kahariady yang juga Sekretaris Dewan Pakar, Dewan Nasional Indonesia Kesejahteraan sosial, menjelaskan, pemilihan topik terkait Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Blockchain didasari keyakinan bahwa kombinasi teknologi tersebut dapat merevolusi sektor pertanian.

“AI menganalisis data untuk pengambilan keputusan yang lebih baik, sedangkan blockchain menyediakan sistem yang aman dan transparan untuk melacak produk pertanian,” ujarnya.

Ia berharap, setelah dialog ini para petani dapat meningkatkan produktivitas pertanian dengan dukungan teknologi informasi serta mendorong minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian yang kini semakin menjanjikan.

“Pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara komprehensif, inklusif, dan berkesinambungan. Melalui kegiatan ini, HKTI menegaskan komitmennya untuk mendorong pemanfaatan teknologi cerdas di sektor pertanian sebagai langkah menuju ketahanan dan kemandirian pangan nasional," jelasnya.

Webinar menghadirkan Prof. Dr. Yandra Arkeman, M.Eng, Guru Besar Teknik Industri Pertanian sekaligus Ketua BRAIN (Blockchain, Robotics and Artificial Intelligence Networks) IPB, sebagai narasumber utama.

Acara dipandu oleh Dr. Lukman Malanuang, Ketua Bidang Kajian Strategis DPN HKTI, yang bertindak sebagai moderator. Sementara closing speech disampaikan oleh Dr. Ririn, Ketua Bidang Litbang, dan Bayu Apri Dwi Nugroho, Ph.D, Wakil Sekjen Bidang Litbang dan Kajian Strategis. ***

wwwwww