Raih Emas All Around, Melnikota Sebut Penampilannya Tidak Maksimal
![]() |
| Gymnast AS Leanne Wong (kiri), Gymnast AIN Angelina Melnikova (tengah), dan Gymnast China Zhang Qingying (kanan). (JAGOC |
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Angelina Melnikova, menyabet emas nomor All-Around pada 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships 2025 yang berlangsung di Arena Indonesia Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Kamis (23/10/2025) malam.
Dalam final, Melnikova mencatat total 55,066 poin, unggul 100 poin dari gymnast Amerika Serikat, Leanne Wong, yang meraih perak dan 433 poin dari gymnast China, Qingying Zhang, yang menyabet perunggu.
Bagi gymnast asal Rusia yang berusia 25 tahun itu, catatan emas championships Jakarta merupakan yang kedua, setelah Kitakyushu 2021 juga di nomor all-around. “Saya fokus sejak dari kualifikasi, pada akhirnya saya bisa meraih hasil lebih baik [emas],” ujar Melnikova.
Melnikova kembali berpartisipasi dalam turnamen internasional sejak awal 202 setelah beberapa tahun tak aktif. Ia mengakui hal itu cukup berdampak terhadap penampilannya.
“Apa yang saya tampilkan tak maksimal, tapi saya memberikan yang terbaik malam ini,” kata Melnikova, seraya menambahkan bahwa ia juga merasa gugup menjalani championships kali ini.
“Saat kualifikasi saya gugup, begitu juga saat final, itu pasti. Namun, akhirnya saya bisa menyelesaikan semua, ujarnya.
Pada final di Indonesia Arena yang dipenuhi penonton itu, Melnikova tampil konsisten di tiga apparatus: vault, uneven bars, dan floor exercise. Ia selalu mendapat nilai tertinggi kedua pada tiga apparatus tersebut.
Satu-satunya hasil tak baik Melnikova didapat pada balance beams, ketika ia sempat terjatuh. Melnikova hanya meraih 12,800 poin dan berada di peringkat ke-9.
Mendapat perak di all-around, Leanne Wong, sejatinya memulai final dengan tergopoh-gopoh.
Gymnast Amerika Serikat berusia 22 tahun itu berada di posisi ke-7 pada uneven bars, posisi ke-6 pada floor exercise, dan peringkat ketiga pada balance beams.
Wong menyodok ke posisi atas setelah mencatat nilai tertinggi pada vault —apparatus terakhirnya.
Terkait penampilan di final, Wong mengaku sangat senang. Apalagi, catatan ini mengulang raihannya pada world championships empat tahun lalu —dia mana ia juga meraih perak all around.
“Secara keseluruhan, saya bahagia dengan penampilan saya,” kata Wong.
“Selalu menjadi tujuan saya untuk membawa pulang medali kembali ke tim Amerika Serikat.”
Pada vault, Wong memperoleh poin 14,466. Catatan ini jauh lebih dari babak kualifikasi, saat ia hanya mendapat 11,733 poin.
Saat ditanya perihal lonjakan nilai yang signifikan dibanding kualifikasi, Wong menyebut dirinya saat itu masih dalam fase adaptasi dengan apparatus.
Saya berusaha membiasakan diri dengan vault, tapi ada kesalahan dan menghantam [vault]. Setelah memaksimal performa saat berlatih, [maka] saya bisa berhasil hari ini,” kata Wong.
Berbeda dengan Melnikova yang sempat terjatuh pada balance beams, Qingying Zhang mencatat nilai tertinggi pada apparatus tersebut. Gymnast China berusia 18 tahun itu mencatat 14,833 poin.
Meski mencatat nilai tertinggi pada balance beams, Zhang mengaku apparatus itu sejatinya bukan spesialisasinya.
Alhasil, ia mengaku sangat puas dengan raihan pada apparatus tersebut dengan mengatakan, “Saya menilai performa diri saya 95 [dari 100].”
“Saat berkompetisi saya tidak fokus ke banyak hal, tapi hanya pada apa yang saya lakukan,” pungkas Zhang, menjabarkan resep suksesnya. ***
| Kategori | : | Non Olympic, DKI Jakarta |













