Isu Dugem Guncang Penerima Beasiswa, UNS Tegaskan Tak Akan Vonis Tanpa Bukti
![]() |
SOLO – Foto seorang perempuan muda yang diduga mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS) viral di media sosial dan menuai sorotan tajam publik. Dalam unggahan yang sempat tersebar luas, perempuan itu terlihat menikmati pesta di tempat yang disebut-sebut sebagai klub malam. Nama Thalita Kusuma Sandra (TSK) kemudian ikut terseret, lantaran ia disebut sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).
Kabar ini langsung memancing perdebatan. Publik menilai penerima beasiswa negara seharusnya menunjukkan perilaku yang mencerminkan tanggung jawab moral, sementara sebagian lainnya menilai unggahan di media sosial tidak bisa dijadikan dasar penghakiman tanpa bukti yang sah.
Menanggapi kegaduhan itu, Juru Bicara UNS, Agus Riewanto, membenarkan bahwa TSK adalah mahasiswa aktif Program Studi S-1 Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Namun, ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menilai sebelum hasil investigasi kampus selesai.
“Ya, dia memang mahasiswa UNS. Tapi kami belum bisa memastikan kebenaran foto yang beredar itu,” kata Agus, Selasa (28/10/2025).
Agus menjelaskan, UNS kini tengah menelusuri kebenaran informasi tersebut melalui investigasi internal. “Kami melakukan pendalaman dan akan memeriksa berbagai pihak untuk mendapatkan fakta sebenarnya. Setelah itu, baru kami ambil sikap resmi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa UNS berkomitmen menegakkan aturan tanpa diskriminasi, termasuk terhadap penerima program bantuan pendidikan. “Kami akan bertindak sesuai bukti, bukan tekanan publik. Jika memang terbukti melanggar, tentu ada sanksi sesuai ketentuan kampus,” tegasnya.
Kasus ini juga menyoroti dinamika kehidupan mahasiswa di era digital, di mana citra pribadi di media sosial dapat berdampak besar terhadap reputasi akademik. Beberapa mahasiswa UNS berharap investigasi dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan stigmatisasi.
Program KIP-Kuliah sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Penerima beasiswa diwajibkan menjaga prestasi akademik dan perilaku sosial sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap dana publik yang diterima.
Kini, UNS berada di bawah sorotan. Hasil investigasi yang tengah berjalan diharapkan dapat menjawab pertanyaan publik: apakah unggahan yang viral itu fakta atau sekadar potongan citra yang menyesatkan?. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | gelora.co |
| Kategori | : | Olympic, Umum, DKI Jakarta, Jawa Tengah |













