Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Asian Youth Games Bahrain 2025

Timnas Voli Putra Peringkat Empat, Ini Komentar Miko Fajar Bramantyo

Timnas Voli Putra Peringkat Empat, Ini Komentar Miko Fajar Bramantyo
Timnas Voli Putra Indonesia. (NOC Indonesia)
Kamis, 30 Oktober 2025 11:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BAHRAIN - Timnas Voli Putra Indonesia menutup perjuangan mereka di Asian Youth Games (AYG) Bahrain 2025 dengan finis di peringkat empat. Meski gagal meraih medali setelah takluk dari Thailand dalam laga perebutan tempat ketiga, perjuangan Haikal Hidayatullah dan kawan-kawan meninggalkan kesan mendalam.

“Ini adalah hasil terbaik dengan tim yang kami miliki. Event ini menjadi proses penting dalam pembentukan mental bagi para atlet muda Indonesia," ujar pelatih Timnas Voli Putra Indonesia Miko Fajar Bramantyo usai pertandingan.

Tergabung di Pool D, tim voli putra Indonesia langsung menunjukkan performa impresif. Mereka mengalahkan Thailand dan Chinese Taipei dengan skor identik 3-1. Hasil itu membawa Indonesia lolos ke babak classification 1st to 8th dengan catatan sempurna.

Di babak tersebut, Haikal dan tim tampil gemilang dengan menundukkan China 3-0, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Iran. Meski kalah, Indonesia tetap melaju ke perempat final, dan kembali menunjukkan dominasi dengan mengalahkan Uzbekistan 3-0.

Namun, di babak semifinal, perjuangan Indonesia terhenti di tangan Pakistan. Setelah merebut set pertama, tim Merah Putih gagal mempertahankan momentum dan kalah 1-3.

Kesempatan untuk merebut medali masih terbuka di laga perebutan tempat ketiga, yang mempertemukan Indonesia kembali dengan Thailand.

Indonesia tampil percaya diri dan unggul 25-19 di set pertama. Namun, Thailand berhasil bangkit di set kedua dengan kemenangan tipis 26-24, sebelum kemudian mendominasi dua set berikutnya 25-21, 25-21. Thailand pun keluar sebagai peraih medali perunggu.

Meski gagal membawa pulang medali, Miko menilai hasil ini menjadi bekal berharga untuk masa depan tim voli Indonesia.

“Dari ajang ini, kami mendapat banyak pelajaran penting. Semua pihak bisa menjadikannya bahan evaluasi untuk menatap masa depan yang lebih baik. Saya berharap pemain-pemain muda yang tampil di sini bisa berkembang menjadi bintang besar, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia," tutup Miko. ***

wwwwww