Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Adelia Sumbang Medali Emas Pertama buat Indonesia di ISG Riyadh 2025

Adelia Sumbang Medali Emas Pertama buat Indonesia di ISG Riyadh 2025
Perenang muda Indonesia Adelia menyumbang medali emas pertama Indonesia di ISG Riyadh 2025. (NOC Indonesia)
Selasa, 11 November 2025 20:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
RIYADH - Perenang muda Indonesia, Adellia, menorehkan prestasi gemilang di Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025 dengan meraih medali emas di nomor 200 meter gaya dada putri. Capaian ini terasa istimewa karena hadir jelang ulang tahunnya yang ke-21 pada 18 November mendatang.

Bertanding di Olympic Pool Riyadh, Adellia tampil luar biasa dengan catatan waktu 2 menit 32,24 detik, unggul atas perenang Turki Pinar Donmez (2:32,91 detik) dan wakil Lebanon Lynn El Hajj (2:33,93 detik). Kemenangan ini sekaligus menjadi medali emas pertama bagi tim renang Indonesia di ajang Islamic Solidarity Games 2025.

“Alhamdulillah, ini benar-benar jadi kejutan dan kado ulang tahun paling spesial buat saya. Dari awal saya tidak menargetkan apa pun karena kondisi badan kurang fit dan perjalanan ke kolam cukup lama hampir dua jam. Saya hanya berusaha menikmati lomba dan memberi yang terbaik,” ujar Adelia dengan senyum haru seusai lomba.

Capaian Adellia sekaligus melengkapi hasil positif tim renang Indonesia di hari ketiga Islamic Solidarity Games 2025 yang juga menyumbangkan satu perak dan satu perunggu. Medali perak diraih tim mixed 4x100 meter medley relay melalui aksi Farrel Armandio Tangkas, Muhammad Dwiky Raharjo, Azzahra Permatahani, dan Nadia Aisha Nurazmi yang membukukkan 4:03,53 detik.

Medali emas nomor mixed 4x100 meter medley relay direbut Turki dengan catatan 3:57,96 detik dan perunggu direbut Uzbekistan lewat 4:04,70 detik.

Sementara Flairene Candrea menambah perunggu di nomor 100 meter gaya punggung putri lewat catatan 1:04,20 detik. Medali emas diambil wakil Sudem Denizli dari Turki dengan 1:02,31 detik dan perak direbut wakil Turki lainnya, Halime Zulai Zeren 1:03,62 detik.

Pelatih kepala tim renang Indonesia, Albert Christiandi Sutanto, mengakui keberhasilan Adellia sebagai kejutan manis. Albert menyebut sebelum memulai lombanya, Adellia menunjukkan kesiapan mental dan keyakinan bisa tampil maksimal untuk mempersembahkan emas bagi Tim Indonesia. 

“Satu emas, satu perak dan satu perunggu hari ini luar biasa. Medali emas Adelia benar-benar di luar dugaan. Kami awalnya lebih menjagokan Flairene, tapi Adelia justru tampil sangat tenang dan percaya diri. Ini hasil kerja keras dan konsistensinya selama pelatnas,” ujar Albert.

 “Adellia sudah menunjukkan potensi besar sejak 100 meter gaya dada kemarin, hanya kurang beruntung. Hari ini dia membuktikan dengan performa luar biasa. Ini sinyal positif menuju SEA Games dan ajang-ajang besar berikutnya,” tambahnya.

Sampai saat ini, Tim Indonesia berada di peringkat kelima klasemen perolehan medali sementara Islamic Solidarity Games 2025 dengan Raihan empat medali emas, 11 perak dan tiga perunggu.***

wwwwww