Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
15 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
20 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
16 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
15 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  PON

Pakubowono XIV Ditetapkan, Takhta Surakarta Masih Dibayangi Klaim Pewaris Lain

Pakubowono XIV Ditetapkan, Takhta Surakarta Masih Dibayangi Klaim Pewaris Lain
Gusti Purbaya Dinobatkan Jadi Raja Surakarta Pakubowono XIV Baca artikel CNN Indonesia "Gusti Purbaya Dinobatkan Jadi Raja Surakarta Pakubowono XIV. (foto: tara wahyu/detikJateng)
Sabtu, 15 November 2025 19:06 WIB

JAKARTA – Keraton Surakarta Hadiningrat memasuki fase baru setelah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram atau Gusti Purbaya resmi dinobatkan sebagai Pakubowono XIV. Ia menggantikan ayahnya, almarhum Pakubowono XIII, melalui prosesi Jumenengan Dalem Nata Binayangkare yang digelar Sabtu (15/11).

Upacara adat berlangsung di Bangsal Manguntur Tangkil, Kompleks Siti Hinggil. Di hadapan sentana dalem dan abdi dalem, Purbaya mengucapkan sumpah jabatan sebagai raja baru Keraton Surakarta.

“Saya, menjabat sebagai Sri Susuhunan di Keraton Surakarta Hadiningrat dengan sebutan Sampeyan Dalem Ingkang Susuhunan Kanjeng Susuhunan Senopati ing Ngalaga Abdurrahman Sayidin Panatagama kang Jumeneng Kaping 14,” ujarnya membuka sabda.

Dalam sabdanya, SISKS Pakubowono XIV menyampaikan tiga ikrar. Ia berjanji memimpin sesuai syariat Islam serta paugeran adat keraton. Ia juga menegaskan dukungannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan komitmennya melestarikan budaya Jawa, khususnya warisan Dinasti Mataram.

“Sabdaku ini, hendaknya diketahui semua pihak, putra-putri dalem, para sentana dalem, para abdi dalem Keraton Surakarta Hadiningrat, dan seluruh masyarakat di manapun berada,” ucapnya.

Namun penobatan tersebut berlangsung di tengah ketegangan suksesi. Kakak laki-lakinya, KGPH Hangabehi atau Mangkubumi, juga mengklaim sebagai pewaris takhta dan menggunakan gelar SISKS Pakubowono XIV. Klaim ini kembali memunculkan dualisme kepemimpinan yang sejak lama membayangi Keraton Surakarta. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:cnnindonesia.com
Kategori:PON, e-Sports
wwwwww