Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
17 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
9 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
9 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
6
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
10 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ikhwan Tembus 10 Besar di Final Balap Unta Islamic Solidarity Games 2025

Ikhwan Tembus 10 Besar di Final Balap Unta Islamic Solidarity Games 2025
Atlat balap unta Indonesia, Muhammad Ikhwanuddin. (NOC Indonesia)
Jum'at, 21 November 2025 12:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
RIYADH - Atlet balap unta Indonesia, Muhammad Ikhwanuddin, menuntaskan debutnya di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025 dengan pencapaian membanggakan. Mengendarai unta bernama Sogan, Ikhwan finis di peringkat 10 pada nomor 2000 meter putra, yang digelar di trek balap unta Al-Janadriyah.

Keberhasilan Ikhwan masuk 10 besar menjadi semakin istimewa karena ia sebelumnya tidak lolos ke babak final. Pada kualifikasi, Ikhwan menempati posisi 13, atau satu strip di luar batas 12 besar atlet yang berhak lolos ke final.

Namun, Ikhwan akhirnya mendapatkan kesempatan tampil di final setelah atlet tuan rumah, Aziz Al Howaiti, mengundurkan diri. Hal itu otomatis membuat posisi Ikhwan naik ke peringkat 12 dan berhak melaju ke babak penentuan.

Di babak final, Ikhwan yang start dari line kedua berhasil mencatatkan waktu 3:47,895 menit dengan kecepatan rata-rata unta 31,593 km/jam. Catatan ini lebih baik dibanding dari catatan yang dibuatnya pada babak kualifikasi, 4:05,886 menit.

“Alhamdulillah, yang paling penting saya bisa selamat sampai finish. Tapi memang hari ini belum terlalu cepat. Ada beberapa hal yang mungkin kurang saya pahami, jadi untanya juga lari tidak terlalu kencang. Alhamdulillah untanya tidak sampai putar balik,” ujar Ikhwan.
Medali emas cabang olahraga balap untuk nomor 2000 m putra diraih atlet tuan rumah Arab Saudi Ahmed Aljohni dengan waktu 3:02,779 menit. Posisi kedua menjadi milik wakil Uni Emirat Arab (UEA) Rashid Abdullah Alkaabi dengan selisih 0,866 detik, disusul rekan senegaranya, Matar Almheiri, yang meraih perunggu lewat catatan 3:04,102 menit.

Usai lomba, Ikhwan mengaku bersyukur dapat menyelesaikan balapan dan memperbaiki performanya. Terlebih, ia bisa masuk ke peringkat 10 besar pada debut internasionalnya.

“Senang banget. Saya sendiri nggak nyangka bisa main seperti ini. Alhamdulillah untuk semua dukungan dari pengurus, pelatih, teman-teman, termasuk tim kesehatan, terima kasih. Juga buat teman-teman yang selalu kasih support di garis finish,” ujarnya. ***

wwwwww