Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Nasional

‎H8 Operasi Zebra: ETLE Meningkat, Laka Tetap Tinggi

‎H8 Operasi Zebra: ETLE Meningkat, Laka Tetap Tinggi
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. (Ist)
Selasa, 25 November 2025 15:29 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
‎JAKARTA- Operasi Zebra 2025 memasuki hari kedelapan (H8) dengan jutaan aktivitas preventif dan edukasi, namun angka kecelakaan lalu lintas masih tinggi. Pada H8 Polri mencatat 642.865 penindakan pelanggaran di seluruh Indonesia.

‎Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut H8 menjadi tolak ukur konsistensi operasi.

‎
‎"Hari kedelapan menunjukkan ketahanan ritme operasi. Data yang masuk harus tetap menjadi dasar setiap keputusan di lapangan," ujar Agus, Selasa (25/11/2025).
‎
‎Penindakan masih bertumpu pada ETLE dengan total lebih dari 115 ribu perkara, sementara teguran mendominasi 519.679 kegiatan sebagai bagian dari pendekatan humanis.
‎
‎"Penegakan hukum harus dijalankan secara profesional dan tetap menjaga etika pelayanan," katanya.
‎
‎Di sisi edukasi, penyebaran materi keselamatan mencapai skala masif 1,5 juta leaflet dan stiker dibagikan, didukung 162.046 kegiatan pembinaan masyarakat.
‎
‎"Edukasi adalah fondasi keselamatan," tegasnya.
‎
‎Namun, di tengah masifnya sosialisasi, data kecelakaan H8 masih mencatat 1.539 kejadian. Sebanyak 162 orang meninggal dunia, 278 luka berat, dan 2.001 luka ringan, dengan kerugian material Rp 2,9 miliar.
‎
‎Upaya pencegahan juga terus digencarkan dengan 1,4 juta kegiatan, termasuk penertiban balap liar yang mencapai 846 kegiatan dengan 602 kendaraan diamankan, serta 2.282 pengamanan jalur pejalan kaki.
‎
‎Kakorlantas meminta seluruh wilayah memperbarui daftar titik rawan kecelakaan dan meningkatkan pembatasan kecepatan serta kehadiran petugas. ***

Editor:Senopati Ukoro
Sumber:Detik.com
Kategori:Nasional
wwwwww